Sariman Tergilas Mesin Pencacah Plastik karena Mengantuk saat Bekerja

Sariman ditemukan tewas tergiling mesin daur ulang plastik di tempat pengepulan di RT 002/RW 04, Sumurbatu, Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi.

Sariman Tergilas Mesin Pencacah Plastik karena Mengantuk saat Bekerja
Warta Kota/Muhammad Azzam
Kapolsek Bantar Gebang Kompol Siswo menunjukkan lokasi kejadian pekerja yang tewas tergilas mesin pencacah plasitk di Kampung Cisalak RT 002/RW 04, Kelurahan Sumurbatu, Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi, Jumat (18/1/2019). 

WARTA KOTA, BEKASI --- Sariman (36) ditemukan tewas tergiling mesin daur ulang plastik di tempat pengepulan di RT 002 RW 04, Sumurbatu, Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi.

Peristiwa itu terjadi Kamis (17/1/2019) pukul 10.00 WIB, korban yang menjadi pekerja di tempat pengepulan itu tewas mengenaskan. Tubuhnya hancur, hanya tersisa kedua kakinya.

Kapolsek Bantar Gebang, Kompol Siswo mengatakan, ada empat orang yang bekerja dalam tempat pencacah limbah plastik itu.

Namun, saat kejadian hanya ada tiga orang termasuk korban.

Saksi Dengar Suara Benturan Tiga Kali Sebelum Lihat Sariman Tewas Tergiling Mesin Daur Ulang

Korban bekerja di bagian atas yang bertugas memasukkan limbah plastik seperti ember dan lainnya.

Sedangkan kedua teman korban lainnya bekerja di bagian bawah yang menampung hasil cacahan dan memasukkannya ke dalam karung.

Kedua teman korban tidak mengetahui persis saat korban masuk ke dalam mesin pencacah itu.

Pasalnya, suara mesin pencacah yang begitu keras membuat teman korban tidak adanya yang mendengar teriakan atau permintaan tolong dari korban.

"Temannya tidak tahu, suara mesin itu kan kencang dan bising. Teman korban tahu saat melihat darah dan mesin agak macet. Saat dicek ke atas benar melihat korban sudah masuk ke mesin tersisa kaki saja," kata Siswo.

VIDEO: Begini Suasana TKP Pekerja Tergiling Mesin Daur Ulang

Siswo mengatakan bahwa tidak  ada unsur bunuh diri. Alasannya, seseorang sulit untuk bisa langsung masuk ke mesin pencacah.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved