Pilpres 2019

Sandiaga Uno Lanjutkan Kunjungan karena Tidak Ingin Terlena Debat Semalam

Dirinya mampir ke sebuah warung makan kecil yang terletak di sisi gerbang masuk Mesjid Agung Kota Sukabumi

Sandiaga Uno Lanjutkan Kunjungan karena Tidak Ingin Terlena Debat Semalam
Warta Kota/Istimewa
Calon Wakil Presiden nomor urut 2, Sandiaga Salahudin Uno bersama warga usai Shalat Jumat di Masjid Agung Kota Sukabumi, Jalan Ahmad Yani, Sukabumi, Jawa Barat pada Jumat (18/1/2019). 

Walau baru saja menjalani debat perdana antar kandidat Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) perdana di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan hingga Kamis (17/1/2019) jelang tengah malam, Sandiaga Salahuddin Uno kembali melanjutkan kunjungannya ke Sukabumi, Jawa Barat.

Tidak formal layaknya debat capres antar pasangan calon (paslon) Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang, dirinya mampir ke sebuah warung makan kecil yang terletak di sisi gerbang masuk Mesjid Agung Kota Sukabumi, usai menunaikan shalat Jumat.

Warung itu dikenal luas bernama Warung Sate Haji Mamat.

Warung sate yang rupanya telah melegenda dan seringkali dikunjungi para pejabat negara yang singgah di Sukabumi.

Hal tersebut ditunjukkan Sandi lewat sejumlah potret tokoh negara yang menghiasi dinding Warung Sate Haji Mamat.

Seperti foto Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo yang bersandingan dengan Haji Mamat ketika kunjungan kerja pada April 2018 lalu.

Selain Jokowi-sapaan Joko Widodo; terdapat pula potret sejumlah pejabat lainnya, salah satunya mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan serta potret Sandi yang diungkapkan bakal turut ditempatklkan di atas potret Jokowi.

"Satenya enak banget, sate haji mamat ini menjadi langganan banyak orang, saya tadi lihat fotonya pak Jokowi mudah-mudahan dapet rejekinya Pak Jokowi juga nih kita terpilih, amin," kata Sandi disambut puluhan warga yang berkumpul di sekitar Warung Sate Haji Mamat pada Jumat (18/1/2019).

Kehadiran Sandi secara langsung menjadi magnet semakin ramainya Warung Sate Haji Mamat. Sebagian dari mereka bahkan menyesaki area dalam warung makan untuk berfoto bersama.

Asap dari kipasan sate dan cuaca yang panas menambah gerah suasana di dalam warung tersebut. Walau begitu Sandi tidak mengeluh, dirinya justru mempersilahkan siapa pun mendekat untuk sekedar menjabat tangan ataupun berfoto bersama.

"Ya Alhamdulillah, ini merupakan berkah, Jumat yang penuh berkah. Masyarakat sangat bersemangat justru menjadi energi bagi saya," lanjutnya.

Menurut Sandi, kebiasaannya mampir di warung kuliner khas setiap daerah dalam setiap kunjungannya sengaja dilakukan.

Karena dirinya ingin melihat dna mendengar langsung kondisi ekonomi rakyat saat ini.

"Bisnis ini yang mampu menyerap lapangan kerja dan menghidupi masyarakat sekitarnya, juga meningkatkan pendapatan daerah tersebut," jelas Sandi.

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved