Pemkot Bekasi Ingatkan Pengelola Pasar Baru Ikut Bereskan PKL

Disdagperin) Kota Bekasi meminta pengelola Pasar Baru Bekasi untuk ikut membantu dalam proses penertiban PKL di Jalan Muh Yamin dan Juanda Bekasi

Pemkot Bekasi Ingatkan Pengelola Pasar Baru Ikut Bereskan PKL
Warta Kota/Muhammad Azzam
Para PKL yang masih nekad berjualan di Jalan Muh Yamin, Bekasi Timur, yang berada di samping gedung Pasar Baru Bekasi. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Muhammad Azzam

WARTA KOTA, BEKASI -- Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kota Bekasi meminta pengelola Pasar Baru Bekasi untuk ikut membantu dalam proses penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Muh Yamin dan Juanda Bekasi Timur.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kota Bekasi, Makbullah mengatakan Pasar Baru Bekasi dikelola oleh pihak ketiga PT Prima Bangun Lestari, dalam surat perjanjian pengelolaan pasar itu ada poin dimana pihak ketiga harus bisa merelokasi PKL disekitaran Pasar Baru ke dalam pasar.

"Peran pengelola pasar ini diharapkan dapat menata pasar salah satunya menata keberadaan PKL," katanya kepada Wartakota, Jumat (18/1/2019).

Ia menjelaskan pengelola pasar dapat membantu proses relokasi PKL dengan mempersiapkan lahan relokasi yang nyaman bagi para PKL.

"Ini kan keluahan PKL enggan pindah karena lokasi Blok II tempat relokasi jelek, nah itu jadi tanggungjawab pengelola untuk perbaiki itu bagaiamana agar PKL ini pada pindah. Kalau tidak bisa dijalankan ada sanksinua bisa diputus kontraknya. Inj bagian kesepakan perpanjangan (kontrak) itu salah satu kewajiban dia (pengelola Pasar Baru Bekasi)," jelasnya.

Sementara Manager Operasional Pasar Baru Bekasi, Ine Herlina mengatakan enggan pindahnya PKL bukan karena lokasi relokasi yang jelek, tetapi memang sejak dahalu alasan para PKL seperti itu.

"Itu alasan pedagang aja kok dari dulu emang begitu. Ya mungkin ada kepentingan disitu terutama banyak paguyuban kan disitu.

Ine menduga ada oknum yang bermain di lokasi PKL berjualan tersebut.

"Banyak faktorlah, bisa jadi kan ada kelompok mungkin ada provokator, kalau dibilang tidak layak itu sudah layak kok," ucapnya.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved