Satpol PP Kota Bekasi Bujuk PKL Pasar Baru Agar Mau Direlokasi

Satpol PP yang enggan terjadi kericuhan lebih memilih menggunakan cara persuasif atau membujuk para PKL itu.

Satpol PP Kota Bekasi Bujuk PKL Pasar Baru Agar Mau Direlokasi
Warta Kota/Muhammad Azzam
Para PKL Pasar Baru Bekasi menolak direlokasi, ia berdiskusi dengan Satpol PP dan pejabat lainnya terkait tempat relokasi yang kurang layak. 

Laporan Wartawan Warta Kota, Muhammad Azzam

WARTA KOTA, BEKASI -- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bekasi kembali menertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) Pasar Baru yang berjualan di Jalan Muh Yamin dan Juanda, pada Kamis (17/1/2019).

Namun, penertiban ini mendapat hadangan dari sejumlah PKL.

Satpol PP yang enggan terjadi kericuhan lebih memilih menggunakan cara persuasif atau membujuk para PKL itu.

Pantauan Wartakota, para PKL menghampiri petugas Satpol PP dan perwakilan Pasar maupun para pejabat dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian.

"Saya bukannya engga mau pindah, lihat saja lokasi jelek kurang layak," kata seorang pedagang ke petugas.

Seorang pedagang pria itu mengatakan pemerintah Kota Bekasi jangan sewenang-wenang melakukan penertiban tanpa kesiapan tempat relokasi.

"Jangan matikan kehidupan dan rezeki orang. Kita dagang didalam sepi kumuh mau dikasih makan apa keluarga," keluhnya.

Kepala Satpol PP Kota Bekasi, Cecep Suherlan yang ikut terjun langsung ke lokasi berusaha menenangkan para PKL itu.

Ia meminta mereka memahami itikad baik Pemerintah Kota Bekasi untuk menjadi kawasan Pasar Baru Bekasi lebih tertata rapih dan tidak semrawut. Terlebih lokasi jalan tempat mereka jualan itu merupakan zona merah yang merupakan jalan umum.

"Mindset nya harus diubah, ya kita tahu lokasi relokasi belum sebaik yang mereka ingikan, tapi kan mereka tetap bisa berjualan dari pada dijalan umum tidak boleh jualan," kata Cecep kepada Wartakota dilokasi, Kamis (17/1/2019).

Cecep menjelaskan pihaknya lebih mengedepankan tindakan persuasif ketimbang represif.

"Ya ini kita sedang ajak mereka agar mau pindah. Kita jelaskan dan kasih pemahaman. Kalau seperti ini terus tidak ada kemajuannya," ucapnya.

Ia menambahkan terkait kekurangan yang ada pada tempat relokasi di Blok II, dia meminta para PKL ikut juga dalam membenahinya.

"Tadi kan ada yang bilang kotor atau apalah, kalau mereka sadara ayolah kita sama-sama bersihkan. Kalau soal luas ukuran lapak ya jangan bandingkan dengan dijalan. Ini kan kita bersama dengan yang lain biar rapih tidak semrawut, di jalan malah ambil hak orang lain," paparnya. (M18)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved