Satpol PP Bakal Terus Tertibkan PKL Pasar Baru Bekasi

Para PKL menghampiri petugas Satpol PP dan perwakilan Pasar maupun para pejabat dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Satpol PP Bakal Terus Tertibkan PKL Pasar Baru Bekasi
Warta Kota/Muhammad Azzam
Para PKL Pasar Baru Bekasi menolak direlokasi, mereka berdiskusi dengan Satpol PP dan pejabat lainnya terkait tempat relokasi yang kurang layak. 

Satpol PP Kota Bekasi tak akan pernah bosan untuk melakukan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) Pasar Baru di Jalan Muh Yamin dan Juanda Bekasi Timur, meksipun keberadaan mereka kerap muncul kembali bahkan sehari pasca penertiban, pada Selasa (15/1/2019) lalu.

"Hari ini, kita lakukan penertiban lagi, terus bakal kita tertibkan tiap hari. Kita akan terus mendorong PKL agar mau pindah ke tempat relokasi yang sudah disiapkan," kata Kepala Satpol PP Kota Bekasi, Cecep Suherlan di lokasi Pasar Baru Bekasi, Kamis (17/1/2019).

Kepala Satpol PP Kota Bekasi, Cecep Suherlan. Para PKL Pasar Baru Bekasi menolak direlokasi, mereka berdiskusi dengan Satpol PP dan pejabat lainnya terkait tempat relokasi yang kurang layak.
Kepala Satpol PP Kota Bekasi, Cecep Suherlan. Para PKL Pasar Baru Bekasi menolak direlokasi, mereka berdiskusi dengan Satpol PP dan pejabat lainnya terkait tempat relokasi yang kurang layak. (Warta Kota/Muhammad Azzam)

Cecep menjelaskan pihaknya bakal memerintahkan anak buahnya untuk selalu melakukan penertiban dan pengawasan terhadap para PKL itu.

"Kita kan sudah sosialisasi dari jauh hari, lokasi relokasi juga sudah siap. Soal alasan-alasan itu mah dari dulu, kalau kita ikutin keinginan mereka ya engga ketemu-ketemu," jelasnya.

Soal alasan sejumlah pedagang enggan pindah ke blok II area relokasi PKL lantaran tempat itu dinilai tidak layak. Ia meminta agar para PKL itu terlebih dahulu menempati lokasi relokasi. Soal kekurangan bisa diperbaiki seiring berjalannya waktu.

"Kekurangan itu pasti ada, tapi karena memang engga punya niat pindah mereka (PKL) jadikan kekurangan itu sebagai alasan. Kita terus himbau dan lakukan sosialisasi sambil kita melakukan penjagaan agar jangan sampai fungsi jalan ini hilang karena banyak pedagang yang berjulan di badan jalan," jelas dia.

Para PKL Pasar Baru Bekasi menolak direlokasi, mereka berdiskusi dengan Satpol PP dan pejabat lainnya terkait tempat relokasi yang kurang layak.
Para PKL Pasar Baru Bekasi menolak direlokasi, mereka berdiskusi dengan Satpol PP dan pejabat lainnya terkait tempat relokasi yang kurang layak. (Warta Kota/Muhammad Azzam)

Sebelumnya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bekasi kembali menertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) Pasar Baru yang berjualan di Jalan Muh Yamin dan Juanda, pada Kamis (17/1/2019) pagi.

Namun, penertiban ini mendapat perlawanan dan hadangan dari sejumlah PKL.

Satpol PP yang enggan terjadi kericuhan lebih memilih menggunakan cara persuasif atau membujuk para PKL itu.

Pantauan Warta Kota, para PKL menghampiri petugas Satpol PP dan perwakilan Pasar maupun para pejabat dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

"Saya bukannya engga mau pindah, lihat saja lokasi jelek kurang layak," kata seorang pedagang ke petugas.

Seorang pedagang pria itu mengatakan pemerintah Kota Bekasi jangan sewenang-wenang melakukan penertiban tanpa kesiapan tempat relokasi.

"Jangan matikan kehidupan dan rezeki orang. Kita dagang didalam sepi kumuh mau dikasih makan apa keluarga," keluhnya.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved