Pemerintah Kabupaten Bogor Membangun Jalur Alternatif Menuju Puncak

Pemerintah Kabupaten Bogor sedang membangun jalur alternatif sebagai solusi kemacetan di jalur menuju Puncak, yakni lingkar utara dikerjakan tahun ini

Pemerintah Kabupaten Bogor Membangun Jalur Alternatif Menuju Puncak
Tribun Bogor
Ilustrasi jalur Puncak macet. 

WARTA KOTA, PALMERAH--- Pemerintah Kabupaten Bogor sedang membangun jalur alternatif sebagai solusi kemacetan di jalur menuju Puncak, yakni lingkar utara yang dikerjakan pada tahun ini.

"Sudah mulai dikerjakan jalur lingkar utara yang pada tahun lalu sempat terkendala atau terhenti," kata Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan, seperti dilansir Antaranews.com, Rabu (16/1/2019).

Ia mengatakan, pembangunan jalur alternatif utara melibatkan empat desa, yakni Desa Cipayung, Cipayung Girang, Pasir Angin, dan Mega Mendung.

Setiap desa, kata Iwan, yang terkena dampak pembangunan jalur tersebut memerlukan dana anggaran yang berbeda,sehingga memerlukan waktu untuk menyelesaikan pembangunan jalur utara sebagai solusi kemacetan di wilayah Puncak, Kabupaten Bogor.

"Pembangunan secara bertahap, Pemerintah Kabupaten Bogor akan membuat kajian untuk pembebasan lahan, karena jalur lingkar utara ini melintasi perkampungan sehingga lahannya harus dibebaskan," kata Iwan.

Kondisi jalur puncak yang sering mengalami kemacetan sekarang ini masih berlakukan sistem buka tutup untuk kelancaran lalu lintas terutama di waktu libur.

Kepala Desa Cipayung, Cacuh Budiawan, mengatakan, pembangunan jalur utara pada 2017 sempat mengalami penundaan karena tidak adanya anggaran pembangunan jalan tersebut.

"Sampai 2018 lalu terhenti pekerjaanya, tetapi pertengahan Desember 2018 dana pembangunan jalan sudah cair dan mulai dikerjakan kembali," katanya.

Malam Tahun Baru Jalur Puncak Ditutup, Berlaku Mulai Pukul 18.00 pada 31 Desember 2018

Warga Berharap Pemerintah Pusat Membangun Jalur Puncak II

Pembatasan Truk dan Bus di Jalur Puncak, Ada Jalan Retak di Kawasan Riung Gunung

Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved