Kemenkumham DKI Sebut Pengedar Narkoba di Lapas Salemba Sudah Dipecat Dari Sipir

Kemenkumham DKI mengatakan, pengedar Narkoba di Lapas Salemba sudah dipecat dari jabatannya sebagai sipir di Rutan Salemba.

Kemenkumham DKI Sebut Pengedar Narkoba di Lapas Salemba Sudah Dipecat Dari Sipir
Warta Kota/Feryanto Hadi
Kepala BNNP DKI Jakarta Brigjen Pol Johny Latupeirissa saat merilis penangkapan jaringan narkoba di lapas di kantornya, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (16/1/2019). 

KEMENKUMHAM DKI Jakarta menegaskan bahwa salah satu pengedar narkoba yang ditangkap BNNP DKI Jakarta telah dipecat dari pegawai instansi tersebut.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) DKI Bambang Sumardiono mengatakan hal itu dalam siaran pers yang dikirim ke Wartakotalive.com, Kamis (17/1/2019).

Seperti diberitakan sebelummnya, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta menangkap seorang narapidana (napi) di Lapas Salemba yang mengendalikan peredaran narkotika.

Hal tersebut diungkap oleh Badan Narkotika Nasional Propinsi (BNNP) DKI Jakarta.

Tirta Ajukan Resign Jadi Sipir, Ingin Beralih Bisnis Narkoba

BNN Gagalkan Transaksi 36 Kilogram Sabu yang Dilakukan Sipir Lapas Lubuk Pakam

BNNP DKI Jakarta juga mengungkapkan, satu sipir bernama Tirta alias Dado diamankan karena terlibat dalam jaringan peredaran narkotika yang dipimpin bandar narkoba berinisial R.

Tetapi, berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Wartakotalive.com, disebutkan bahwa tersangka atas nama Tirta alias Dado itu sudah dipecat per 15 Agustus 2018 karena hukuman disiplin tingkat berat.

Turut diklarifikasi bahwa Tirta bukan merupakan merupakan sipir Lapas Salemba melainkan sipir Rutan Salemba.

Namun pada 5 Maret 2012, yang bersangkutan telah dipindah tugaskan ke Rumah Penyitaan Benda Sitaan Negara Kelas I Jakarta Pusat.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham DKI Jakarta Bambang Sumardiono memastikan komitmennya terhadap pengawasan dan penertiban seluruh pegawai mereka terhadap peredaran narkoba.

"Kementerian Hukum dan HAM khususnya Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta akan terus berkomitmen, bekerja sama memberi data dan informasi ke seluruh aparat penegak hukum, khususnya BNN terkait peredaran narkoba yang ada," ungkap Bambang dalam keterangan tersebut.

Editor: Suprapto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved