Ini Alasan Panglima TNI Perintahkan Anak Buahnya Turunkan Paksa Pesawat Ethiopian Cargo

Ia menegaskan, Indonesia akan mengambil tindakan tegas kepada setiap pesawat yang melintas wilayah Indonesia tanpa dokumen lengkap.

Ini Alasan Panglima TNI Perintahkan Anak Buahnya Turunkan Paksa Pesawat Ethiopian Cargo
TRIBUNNEWS/CHAERUL UMAM
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian, seusai memimpin apel kesiapan TNI membantu tugas Polri dalam rangka pengamanan Natal, Tahun Baru, Pileg, dan Pilpres 2019, di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (30/11/2018) pagi. 

PANGLIMA TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, tindakan menurunkan paksa pesawat Ethiopian Cargo pada Senin (14/1/2019) lalu, dilakukan agar memberikan efek jera kepada semua pesawat yang masuk ke wilayah Indonesia tanpa dokumen resmi.

Ia pun tidak mau para operator pesawat yang tidak memiliki surat dan dokumen resmi, beranggapan kekuatan militer udara Indonesia tidak cukup kuat untuk menurunkan paksa mereka.

"Pertama, saya tidak mau mereka masuk wilayah Indonesia tanpa memiliki dokumen lengkap, dengan anggapan 'ah masuk saja Indonesia, paling radarnya tidak bisa mendeteksi kita. Seandainya radar bisa mendeteksi, paling mereka tidak bisa mengintersep kita', karena dianggap kita tidak punya pesawat buser," kata Hadi Tjahjanto, seusai Rapim Kementerian Pertahanan di Gedung Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Rabu (16/1/2019).

TPST Bantargebang Cuma Mampu Tampung 10 Juta Ton Sampah Jakarta Lagi

Ia menegaskan, Indonesia akan mengambil tindakan tegas kepada setiap pesawat yang melintas wilayah Indonesia tanpa dokumen lengkap.

"Saya juga tidak ingin mereka beranggapan, 'seandainya bisa mendeteksi kita dan bisa ngejar, ah paling cuma dikirim surat diplomasi.' Saya tidak ingin ada negara masuk ke wilayah kita dengan bebas tanpa dilengkapi dokumen resmi," tutur Hadi Tjahjanto.

"Dan saya perintahkan force down supaya memberikan efek jera masuk wilayah Indonesia tanpa izin, tidak ada toleransi," tegas Hadi Tjahjanto.

Sebelumnya, pesawat bertipe Boeing 777 bermuatan mesin Rolls Royce dengan tujuan Hong Kong itu, diturunkan paksa di Bandara Hang Nadim Batam, karena tidak memiliki dokumen penerbangan yang lengkap ketika melintas di wilayah udara Indonesia pada Senin (14/1/2019) lalu. (Gita Irawan)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved