Polresta Depok Lamban, Berkas Kasus Korupsi Nur Mahmudi Ismail Mandek 5 Bulan

Polresta Depok didesak segera menyelesaikan berkas kasus dugaan korupsi mantan Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail yang sudah lima bulan mandek.

Polresta Depok Lamban, Berkas Kasus Korupsi Nur Mahmudi Ismail Mandek 5 Bulan
Warta Kota/Gopis Simatupang
Kapolresta Depok Komisaris Besar Didik Sugiarto. 

Bekas Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail (NMI), telah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi pembebasan lahan Jalan Nangka, di Kecamatan Tapos, Kota Depok, sejak 20 Agustus 2018.

Lima bulan berselang, kasus ini belum juga naik ke meja hijau karena berkasnya belum lengkap alias P-21.

Selain Nur Mahmudi, kasus ini juga turut menjerat mantan Sekretaris Daerah Kota Depok, Harry Prihanto (HP).

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Depok, Sufari, menjelaskan, penyebab berkas kasus Nur Mahmudi belum lengkap adalah karena penyidik Unit Tipikor Polresta Depok belum melengkapi alat dan barang bukti sesuai petunjuk jaksa penuntut umum (JPU). Karenanya, status Nur Mahmudi belum naik menjadi terdakwa.

"Secara formil dan materil kita sudah memberikan petunjuk. Materil itu perbuatan tersangka harus didukung oleh alat dan barang bukti. Sehingga bisa mengunsur. Ketika perbuatan tersangka tidak didukung barang dan alat bukti, maka secara materil itu belum lengkap," kata Sufari di Pengadilan Negeri Depok, Rabu (16/1/2019).

Sayangnya, Sufari tidak merinci petunjuk terkait alat dan barang bukti apa yang harus dilengkapi penyidik.

Hingga kini sudah tiga kali penyidik melimpahkan berkas perkara tersebut ke Kejaksaan.

Kapolresta Depok Komisaris Besar Didik Sugiarto mengakui mandeknya proses pelimpahan berkas kasus ini.

"Untuk berkas saudara NMI, HP, akhir Desember kemarin kita kembalikan ke Kejaksaan untuk dilakukan penelitian, dan hasil penelitian, JPU menilai masih ada petunjuk yang harus dilengkapi dan kemarin tanggal 9 Januari berkas dikembalikan kembali ke penyidik dan saat ini tim penyidik sedang melengkapi petunjuk dari JPU," kata Didik saat ditemui di tempat yang sama.

Tentunya, lanjut Didik, setelah nantinya tim penyidik melengkapi petunjuk yang disampaikan JPU, berkas akan dikembalikan lagi ke JPU untuk dilakukan penelitian lebih lanjut.

Halaman
12
Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved