Pilpres 2019

Nilai Jokowi Diamkan Korupsi, Amien Rais: Insyaallah Besok Kita Bawa ke Pengadilan

Amien Rais menilai Presiden Joko Widodo melakukan kejahatan karena mendiamkan korupsi-korupsi yang terjadi di sekitarnya.

Nilai Jokowi Diamkan Korupsi, Amien Rais: Insyaallah Besok Kita Bawa ke Pengadilan
Warta Kota/Henry Lopulalan
Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais (tengah) bersiap menjalani pemeriksaan di Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (10/10). Penyidik Direktorat Kriminal Umum melakukan pemeriksaan terhadap Amien Rais sebagai saksi terkait kasus berita bohong untuk tersangka Ratna Sarumpaet. 

KETUA Dewan Kehormatan PAN (Partai Amanat Nasional) Amien Rais menilai Presiden Joko Widodo melakukan kejahatan karena mendiamkan korupsi-korupsi yang terjadi di sekitarnya.

Amien Rais mengatakan tindakan itu disebut crime of omission dalam ilmu hukum.

“Saya bukan orang hukum tapi belajar sedikit tentang hukum. Ada crime of comission di mana seseorang lakukan perbuatan melawan hukum, dan crime of omission yang mendiamkan sebuah kejahatan. Dia bisa dituduh kolaboratif dengan yang melakukan kejahatan,” tuturnya.

Ini Ciri Pemerintahan Otoriter Menurut Amien Rais, dan Katanya Sudah Dimiliki Semua oleh Jokowi

“Saya lihat Pak Jokowi mendiamkan korupsi di sekitarnya, maka beliau harus kita urus sungguh-sungguh,” sambungnya, dalam diskusi 'Refleksi Malari, Ganti Nakhoda Negeri?' di Seknas Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (15/1/2019).

Bahkan, Amien Rais mengatakan Jokowi bisa diadili akibat mendiamkan korupsi setelah tidak menjabat. Amien Rais sendiri yakin Jokowi akan kalah di Pilpres 2019 dari Prabowo Subianto.

“Karena jika seorang kepala negara mendiamkan berarti menyetujui. Di Indonesia belum pernah kepala negara dibawa ke pengadilan, Insyaallah besok kita bawa ke pengadilan,” tegasnya.

Amien Rais: 17 April Sampai 20 Oktober 2019, Kita Jadikan Jokowi Seperti Bebek Lumpuh

Amien Rais yakin ada korelasi antara kekuasaan dengan tingkat korupsi. Ia juga yakin ada korupsi berskala besar yang dilakukan penguasa karena pembangunan infrastruktur yang menurutnya ‘ugal-ugalan’.

“Korupsi terbesar pasti ada di Istana dan sekitarnya. Nanti pasti ketahuan ada korupsi berskala mega yang dilakukan penguasa di balik proyek infrastruktur yang ugal-ugalan seperti Meikarta, reklamasi Teluk Jakarta, dan kereta cepat Jakarta-Bandung,” bebernya.

Hasto Kristiyanto: Amien Rais Sedang mengeluarkan Jurus Mabuk

Hasto Kristiyanto, Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin menilai, Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais sedang mengeluarkan jurus mabuk.

Halaman
12
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved