Pedagang Kaki Lima

Kemarin Ditertibkan, Hari Ini PKL Pasar Baru Muncul Kembali Menggelar Lapak Dagangan

PKL Pasar Baru Bekasi di Jalan Moh Yamin dan Juanda Bekasi Timur kembali menggelar lapak dagangannya, Rabu (16/1/2019).

Kemarin  Ditertibkan, Hari Ini PKL  Pasar Baru Muncul Kembali Menggelar Lapak Dagangan
Warta Kota/Muhammad Azzam
Pedagang Kaki Lima (PKL) Pasar Baru Bekasi di Jalan Moh Yamin dan Juanda Bekasi Timur kembali muncul dan berjualan, Rabu (16/1/2019). 

WARTA KOTA, BEKASI --- Pedagang Kaki Lima (PKL) Pasar Baru Bekasi di Jalan Moh Yamin dan Juanda Bekasi Timur kembali, kembali muncul dan menggelar lapak dagangannya, Rabu (16/1/2019).

Padahal Pemerintah Kota Bekasi baru melakukan penertiban, Selasa (15/1/2019) kemarin.

Berdasarkan pantauan Warta Kota, PKL kembali memenuhi Jalan Muh Yamin dan Juanda.

Lapak Pedagang Kaki Lima Biang Kemacetan di Tangerang Dibongkar Petugas Satpol PP

Jumlah PKL yang berjualan di lokasi itu memang tidak sebanyak sebelumnya. Hanya sekitar puluhan pedagang.

Para pedagang kaki lima itu berjualan berbagai jenis sayuran. Mereka menggelar lapak dan dagangannya di atas meja kayu berpayung terpal.

Ada juga sejumlah PKL yang menjajakan dagangannya menggunakan gerobak.

Kepala Satpol PP Cecep Suherlan menyayangkan kehadiran kembali para PKL tersebut.

Pasalnya, mereka telah bersepakat untuk direlokasi ke dalam Pasar Baru Bekasi di Blok II.

"Itulah minimnya kesadaran masyarakat atau pedagang ini akan fungsi jalan yang malah digunakan untuk berjualan," kata saat dikonfirmasi Warta Kota, Rabu (16/1/2019).

Pedagang Kaki Lima Pasar Anyar Serobot Trotoar di Tangerang Bikin Sachrudin Berang

Cecep mengatakan, pihaknya bersama instansi lain seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Perhubungan bakal kembali melakukan penertiban.

"Besok sepakat mau ditertibkan lagi, terus akan kita tertibkan," katanya.

Sementara itu, salah seorang pedagang sayuran mengungkapkan bahwa dia enggan direlokasi ke dalam Pasar Baru.

Alasannya, khawatir sepi pembeli karena fasilitas di lokasi relokasi kurang memadai.

"Sepi jualan di dalam, terpaksa saya jualan di jalan lagi. Ya kita kan butuh hidup butuh makan," kata pedagang pria berkemeja yang enggan ditanya namanya.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved