Sidang Hercules

Hercules Jalani Sidang Perdana di PN Jakarta Barat Pakai Peci Hitam

Hercules Rozario Marshal alias Hercules menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat, Rabu (16/1/2019).

Hercules Jalani Sidang Perdana di PN Jakarta Barat Pakai Peci Hitam
Warta Kota/Joko Supriyanto
Hercules berkemeja putuh duduk sebagai terdakwa dalam sidang perdana kasus pengrusakan dan penguasaan lahan, di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu (16/1/2019). 

WARTA KOTA, PALMERAH --- Hercules Rozario Marshal alias Hercules menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat, Rabu (16/1/2019).

Selain Hercules, dua terdakwa Handi dan Boby juga turut dihadirkan dalam persidangan tersebut.

Sidang Herculies itu terkait kasus pengrusakan dan penguasaan lahan milik PT Nila Alam di Jalan Daan Mogot, Kalideres, Jakarta Barat, yang dilakukan kelompok Hercules.

Hercules beserta 11 anak buahnya disangkakan melanggar Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan dan Pengrusakan, Pasal 167 KUHP tentang Pemaksaan, dan Pasal 335 KUHP tentang Perbuatan Tidak Menyenangkan.

BERITA FOTO: Begini Penampakan Sidang Perdana Terdakwa Hercules di PN Jakarta Barat

Berdasarkan pantauan Warta Kota,  Hercules mengenakan kemeja putih serta peci hitam. Sidang dipimpin Hakim Ketua Rustiyono.

Dia tampak tenang duduk di kursi pesakitan mendengarkan dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Hercules didampingi 10 penasehat hukumnya untuk menjalani sidang perdana  di Ruang Persidangan 1 kusumah atmadja PN Jakarta Barat.

JPU Anggia Yusran membacakan dakwaan yang menyebutkan Fransisco Soares Rekardo alias Bobi masuk beramai-ramai ke areal pekarangan tanah PT Nila Alam.

Mereka membuka paksa pintu kantor pemasaran PT Nila Alam dengan cara mendorong paksa pintu sehingga engsel terlepas dan menjadi rusak.

Hercules dan Anggota Kelompoknya Dipindahkan ke Kejari Jakbar

"Dalam kejadian ini, Hercules sebagai pemimpin kelompok menerima kuasa dari terdakwa Handy Musawan untuk mengambil alih tanah berdasarkan surat Peninjauan Kembali (PK) Nomor 90 PK/Pdt/2003 tanggal 26 Oktober 2004," kata Anggia, Rabu (16/1/2019).

Halaman
123
Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved