Ayushita Merasa Terbebani Berperan Jadi Sarah di 'Magic Hour: The Series 2'

Dia mengaku, terasa beban di pundaknya terlibat dalam film yang dulunya sukses, meraih jutaan penonton saat tayang pada tahun 2015 lalu.

Ayushita Merasa Terbebani Berperan Jadi Sarah di 'Magic Hour: The Series 2'
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Ayushita 

Sukses dengan film layar lebar dan series edisi pertama, film 'Magic Hour' kembali hadir dengan series yang keduanya atau Magic Hour: The Series 2, bersama dengan Iflix dan juga XL Axiata.

Masih mengusung dua pemeran utamanya yakni bintang film Michelle Ziudith (23) dan Dimas Anggara (30), yang tentunya akan membuat penonton terbawa perasaan romansa cinta keduanya.

Selain mengusung dua pemain tersebut, 'Magic Hour' hadir dengan beberapa pemain lama seperti Maxime Bouttier, Yunita Siregar, Nadya Arina, dan Dimas Andrean, film karya Asep Kusdinar bersama rumah produksi Screenplay Films, juga menghadirkan karakter Sarah yang diperankan oleh Ayushita (29).

Ayushita sebagai pendatang baru di 'Magic Hour' mengaku, terasa beban di pundaknya terlibat dalam film yang dulunya sukses, meraih jutaan penonton saat tayang pada tahun 2015 lalu.

"Terlibat di Magic Hour Season 2 ini aku sempat beban. Karena film Magic Hour penonton banyak banget dan pada senang. Jadi beban aja, peran aku bisa masuk gak ke jalan ceritanya," kata Ayushita ditemui dalam jumpa pers series 'Magic Hour: The Series 2', di XXI Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (16/1/2019).

Wanita yang akrab disapa Ayu itu mengungkapkan karakter Sarah ini baru muncul di Series yang kedua. Sehingga, ia butuh penyesuaian cerita dan karakter dengan semua pemainnya yang terlibat di series sebelumnya.

"Nah Sarah ini protagonis perannya. Pasti ada maslaah yang diciptakan sama keluarga Sarah ini. Nah, yang ditawarin benar-benar baru, jadi aku kayak beban gitu," ucapnya.

Selain itu, rasa beban personil grup vokal Bukan Bintang Biasa (BBB) ini juga harus menjalani konflik yang ada didalam rumahnya bersama keluarga.

Terlebih dari presure keluarga yang menginginkn Sarah mendapatkan lelaki yang sukses dan baik, serta lolos dari seleksi orangtuanya sendiri.

"Jadi ya konflik ada didalam rumah. Karena memang scene Sarah seringnya di rumah. Ya harus bersitegang dengan orangtua dan keluarga. Terlebih sama neneknya sendiri, Ninik L Karim yang membuat aku pusing kepala," ujar Ayushita.

Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved