Anies Baswedan Bakal Keluarkan Kebijakan Larangan Parkir Bikin Pegawai Balai Kota Resah

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan peraturan terkait parkir diperdebatkan para pegawai Balai Kota.

Anies Baswedan Bakal Keluarkan Kebijakan Larangan Parkir Bikin Pegawai Balai Kota Resah
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Sepeda motor parkir di area Parkiran IRTI, Monas, Jakarta Pusat, Jumat (11/1/2019). Mulai 15 Januari 2019, tarif parkir motor berlangganan di IRTI naik dari Rp 22.000 per bulan menjadi Ro 352 per bulan. 

WARTA KOTA, GAMBIR --- Rencana Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan mengeluarkan peraturan terkait parkir mengundang protes pegawai Balai Kota.

Peraturan parkir itu bakal diberlakukan di lingkungan Gedung DPRD DKI Jakarta dan Balai Kota DKI Jakarta.

Selain itu, Anies Baswedan melarang pegawai mengendarai kendaraan pribadi ke kantor dan melarang parkir motor di Gedung DPRD DKI.

Akan tetapi, para pegawai tersebut keberatan jika diwajibkan menggunakan transportasi umum.

Hari Pertama Larangan Pegawai Balaikota Parkir Kendaraan di Gedung DPRD DKI Berjalan Lancar

Mereka mengaku kesulitan apabila Anies melarang para pegawai menggunakan kendaraan pribadi, khususnya sepeda motor ke kantor.

Menurut mereka, biaya transportasi mengendarai sepeda motor jauh lebih murah dibandingkan menumpang transportasi umum.

Apalagi, sepeda motor lincah menembus kemacetan yang terjadi di sejumlah jalan protokol di menuju Balai Kota.

"Dua hari ini aja kita nggak bisa parkir repot, apalagi bener-bener nggak boleh bawa motor, nggak sanggup kayaknya. Mendingan kucing-kucingan deh, parkir jauh juga nggak masalah," ucap seorang pegawai laki-laki saat ditemui di kantin Balai Kota, Rabu (16/1/2019).

Kasatpol PP DKI Sebut Aturan Anies Baswedan Larang PNS Parkir di Gedung DPRD DKI Tidak Jelas

Pegawai lainnya mengatakan,  kebijakan tersebut sangat dipaksakan, mengingat transportasi umum belum menjangkau seluruh pelosok Ibu Kota Jakarta.

"Kalau sudah di (bus) Transjakarta sih enak, tapi bisa sebelumnya itu. Kayak saya tinggal di Kelapa Dua, Depok. Kalo emang nggak boleh lagi bawa motor itu panjang perjalanannya," ucapnya.

Halaman
123
Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved