Pilpres 2019

Amien Rais Bilang Jokowi Bisa Diadili karena Diamkan Korupsi, Hasto Kristiyanto: Jurus Mabok

Hasto Kristiyanto menanggapi pernyataan Amien Rais yang menilai Jokowi melakukan kejahatan, karena mendiamkan korupsi yang terjadi di sekitarnya.

Amien Rais Bilang Jokowi Bisa Diadili karena Diamkan Korupsi, Hasto Kristiyanto: Jurus Mabok
TRIBUNNEWS/DENNIS DESTRYAWAN
Hasto Kristiyanto, Sekretaris Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Maruf Amin, di Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (6/12/2018). 

HASTO Kristiyanto, Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin menilai, Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais sedang mengeluarkan jurus mabuk.

Hasto Kristiyanto menanggapi pernyataan Amien Rais yang menilai Presiden Jokowi melakukan kejahatan, karena mendiamkan korupsi yang terjadi di sekitarnya.

Amien Rais mengatakan tindakan itu disebut crime of comission dalam ilmu hukum. Bahkan, Amien Rais mengatakan Jokowi bisa diadili setelah tak lagi menjabat Presiden, akibat mendiamkan korupsi.

Nilai Jokowi Diamkan Korupsi, Amien Rais: Insyaallah Besok Kita Bawa ke Pengadilan

"Ya itu kan jurus mabok. Ya itu jurus mabok, belum-belum sudah mau melengserkan. Siapa yang bisa berhadapan dengan kekuatan rakyat?" ujar Hasto Kristiyanto di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (16/1/2019).

Bahkan, menurut Hasto Kristiyanto, banyak aspirasi dari masyarakat Yogyakarta bahwa yang disampaikan Amien Rais itu jauh dari nilai-nilai kebudayaan Yogyakarta. Hal itu, katanya, pun diikuti oleh kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang dianggap menjiplak lagu Jogja Istimewa.

"Maka buat mereka gampangkan, yang namanya lagu Jogja Istimewa dibajak, itu tidak sesuai dengan nilai-nilai kultural Jawa. Jadi Pak Amien Rais bersyukur karena masyarakat Jogja toleran. Coba beliau tinggal di luar daerah lain, pasti sudah membikin marah," tutur Hasto Kristiyanto.

Amien Rais: 17 April Sampai 20 Oktober 2019, Kita Jadikan Jokowi Seperti Bebek Lumpuh

"Tapi orang Jawa itu percaya becik ketitik olo ketoro (bagus kelihatan jelek juga kelihatan). Jadi apa yang disampaikan Pak Amien mari nanti kita lihat, waktu yang akan membuktikan becik ketitik olo ketoro," sambungnya.

Sebelumnya, Amien Rais menyebut Jokowi telah mendiamkan korupsi di sekitarnya, dalam diskusi 'Refleksi Malari, Ganti Nakhoda Negeri?” di Seknas Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (15/1/2019).

“Karena jika seorang kepala negara mendiamkan berarti menyetujui. Di Indonesia belum pernah kepala negara dibawa ke pengadilan, Insyaallah besok kita bawa ke pengadilan,” tegasnya. (Dennis Destryawan)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved