Pesawat Jatuh

RS Polri Segera Periksa DNA Tulang Belulang yang Diduga Milik Korban Lion Air PK-LQP

RS Polri Kramat Jati pun telah menerima sebanyak empat kantong jenazah yang berisi tulang belulang tersebut pada Senin (14/1/2019) malam.

RS Polri Segera Periksa DNA Tulang Belulang yang Diduga Milik Korban Lion Air PK-LQP
WARTA KOTA/RANGGA BASKORO
Kepala Instalasi Kedokteran Forensik Rs Polri Kramat Jati Kombes Pol Edy Purnomo. 

BERSAMAAN dengan ditemukannya Cockpit Voice Recorder (CVR) pesawat Lion Air PK-LQP nomor penerbangan JT-610, ditemukan pula tulang belulang yang diduga merupakan bagian tubuh para korban.

RS Polri Kramat Jati pun telah menerima sebanyak empat kantong jenazah yang berisi tulang belulang tersebut pada Senin (14/1/2019) malam. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Instalasi Kedokteran Forensik Kombes Pol Edy Purnomo.

"Tadi malam sekira pukul 21.17 WIB, RS Polri telah menerima empat kantong berisi tulang belulang dari pihak Lion Air yang bersamaan dengan penemuan CVR (Cockpit Voice Recorder)," ungkap Edy di RS Polri Kramat Jati, Selasa (15/1/2019).

BREAKING NEWS: CVR Pesawat Lion Air PK-LQP Berhasil Ditemukan

Tahap selanjutnya, tulang belulang tersebut akan diperiksa agar bisa diambil sampel DNA-nya. Oleh sebab itu Edy, belum bisa memastikan apakah tulang belulang tersebut merupakan bagian tubuh para korban pesawat Lion Air JT-610 atau bukan.

"Kemungkinannya masih banyak, bisa tulang belulang penumpang Lion Air yang belum ditemukan atau yang sudah ditemukan, tapi bisa juga bukan (penumpang Lion Air)," ujarnya.

Sebelumnya, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menemukan tulang belulang seberat tujuh kilogram, yang diduga merukan bagian tubuh dari penumpang Lion Air registrasi PK-LQP.

Tujuh kilogram bagian tubuh korban itu ditemukan dari dasar laut, ketika penyelam berusaha mencari CVR di kedalaman lebih kurang 33 meter di dasar laut perairan Tanjung Karawang. (*)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved