Pesawat Jatuh

Pemeriksaan DNA Tulang Buka Peluang Temukan Identitas Korban Lion Air JT 610

Proses pemeriksaan sekaligus membuka peluang untuk menemukan identitas korban lain yang hingga kini belum teridentifikasi.

Pemeriksaan DNA Tulang Buka Peluang Temukan Identitas Korban Lion Air JT 610
Warta Kota/Rangga Baskoro
Kepala Instalasi Kedokteran Forensik, Kombes Pol Edy Purnomo di RS Polri Kramat Jati, Selasa (15/1). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com Rangga Baskoro

Warta Kota, Kramat Jati -- Rumah Sakit Polri Kramat Jati telah menerima empat kantung jenazah berisi tulang belulang yang diduga merupakan bagian tubuh korban pesawat Lion Air PK-LQP nomor penerbangan JT 610.

Kepala Instalasi Kedokteran Forensik, Kombes Pol Edy Purnomo mengungkapkan pemeriksaan DNA tulang belulang lebih sulit dibandingkan dengan pemeriksaan bagian tubuh lainnya.

"DNA pada kasus tulang belulang ini agak lebih lama dan faktor kesulitannya cukup banyak, jadi mungkin memerlukan waktu yang cukup lama," ucap Edy di RS Polri Kramat Jati, Selasa (15/1).

Edy menambahkan dalam proses pemeriksaan tersebut, memerlukan waktu paling cepat selama tiga minggu.

Proses pemeriksaan sekaligus membuka peluang untuk menemukan identitas korban lain yang hingga kini belum teridentifikasi.

"Pemeriksaan akan dilakukan secara anthropo forensik yang selanjutnya akan kita pilah, kita pilih pengambilan sampel DNA. Untuk mencocokan apakah ini merupakan tulang belulang penumpang Lion Air yang belum ditemukan, yang sudah ditemukan atau bukan," katanya.

Sejauh ini, Tim DVI RS Polri Kramat Jati telah mengidentifikasi sebanyak 125 jenazah korban Lion Air JT 610. Sebanyak 89 jenazah merupakan laki-laki dan sisanya perempuan. Sedangkan jumlah korban yang belum ditemukan sebanyak 67 orang. (abs)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved