Pelaku Pengeroyokan Band Asal Sukabumi ternyata Suporter Fanaltik Klub Sepakbola Jakarta

Dari band ini asal Sukabumi dan penyerang ini diduga pendukung klub bola asal Jakarta," ungkap Kombes Indra

Pelaku Pengeroyokan Band Asal Sukabumi ternyata Suporter Fanaltik Klub Sepakbola Jakarta
Warta Kota/Istimewa
Ilustrasi. 

Pengeroyokan terhadap personil dan Crew Band Slowly Project asal Sukabumi, Jawa Barat pada Minggu (13/1/2019) malam di JK7 Bar Club Hotel Park Regis Kemang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan akibat fanatisme suporter bola.

Demikian disampaikan Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Indra Jafar di kantornya, Selasa (15/1/2019). Indra menyebut, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan memburu sejumlah terduga pelaku.

"Kejadiannya saat band itu akan main musik kemudian dibatalkan. Saat anggota band dan crew sedang merapikan barang di basement, tiba-tiba didatangi sekitar 50 orang dan terjadi pengeroyokan. Orang yang datang itu menyerang pakai helm dan batu," ungkap Kombes Indra.

Selain menyerang personil band san crew, massa juga merusak mobil milik rombongan band.

Indra menyebut, acara musik yang digelar media online Dapur Letter itu tak mengantongi izin, sehingga tidak ada polisi yang melakukan penjagaan.

"Mereka tidak mengantongi izin dan tidak ada polisi saat konser itu dilakukan. Tapi polisi datang cepat saat peristiwa pengeroyokan itu terjadi," ungkapnya.

Peristiwa pengeroyokan terjadi pada Minggu (13/1/2019) malam, saat band tersebut diundang sebagai salah satu pengisi dalam acara musik.

Saat hendak tampil, mereka diminta untuk meninggalkan lokasi karena kondisi penonton saat itu dinilai sudah tidak kondusif. Penyebabnya, salah satu band dari Sukabumi lainnya tak datang yakni Suitcase Bandit dan mereka diprofokasi oleh band asal Jakarta untuk membuat video yang berisi hinaan terhadal band yang tak datang itu.

Karena menolak, para personil dari Slowly Project mendapatkan intimidasi dan berujung pengeroyokan oleh ratusan orang saat mereka sedang berbenah di area basement hotel.

Sejumlah orang dilaporkan terluka dalam pengeroyokan itu.

"Dari pemeriksaan awal, peristiwa itu terjadi akibat fanatisme suporter bola. Dari band ini asal Sukabumi dan penyerang ini diduga pendukung klub bola asal Jakarta," ungkap Kombes Indra

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: ahmad sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved