Dinas Perhubungan Kota Bogor Matangkan Program Konversi Angkot

Dinas Perhubungan Kota Bogor terus mematangkan program konversi angkutan kota atau angkot menjadi angkot modern.

Dinas Perhubungan Kota Bogor Matangkan Program Konversi Angkot
Warta Kota/Soewidia Henaldi
Ilustrasi Bus Trans Pakuan. 

WARTA KOTA, PALMERAH--- Dinas Perhubungan Kota Bogor terus mematangkan program konversi angkutan kota atau angkot menjadi angkot modern sehingga tahun 2019 angkot modern bernama Trans Pakuan Koridor atau TPK 04 itu bisa kembali beroperasi.

"Tahun 2019 ini kami akan matangkan kembali program konversi angkot agar bisa berjalan sebagaimana mestinya," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor, Rakhmawati, seperti dilansir Antaranews.com, Senin (14/1/2019).

Angkot modern sempat dioperasikan pada bulan Oktober 2018 hanya dua hari operasional angkot tersebut dihentikan sementara karena penolakan oleh sejumlah sopir angkot jurusan Ciawi yang merasa usahanya dimatikan oleh kehadiran angkot modern tersebut.

Bulan November 2018, para sopir angkot mendatangi DPRD Kota Bogor dan akhirnya disepakati operasional angkot modern ditangguhkan sementara.

"Kemarin masih ada beberapa sopir yang menolak dan mengancam sopir TPK 04 sehingga mereka tidak mau beroperasi. Sekarang kami akan kembali melakukan pendekatan kepada mereka, yang jelas program ini harus tetap berjalan," kata Rakhmawaty.

Menurut Rakhmawaty, langkah yang dilakukan oleh Dishub Kota Bogor yakni melakukan koordinasi dengan badan hukum selaku pemilik angkot modern, Organda, dan instansi terkait untuk persiapan ke depannya.

Koordinasi ini dilakukan karena berkaca pada tahun lalu resistensinya cukup ada dan pihaknya ingin meminimalkan hal tersebut.

"Jadi kami persiapkan terlebih dahulu semua perangkatnya," kata Rakhmawati.

Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Kota Bogor, Jimmy Hutapea, mengatakan, rencana pengoperasian angkot modern masih dalam tahap diskusi dengan pihak-pihak terkait.

Sementara itu, badan hukum Kodjari selaku pemilik angkot modern melayangkan surat kepada Dinas Perhubungan Kota Bogor untuk mengalihkan operasional melayani antar kota dalam provinsi (AKDP) dengan trayek Citeureup-Bogor.

"Mereka bersurat untuk mengalihkan operasional ke Kabupaten Bogor sampai jalur TPK 4 kondusif di lapangan," kata Jimmy.

Angkot modern atau Trans Pakuan Koridor 04 merupakan program konversi angkot dengan skema 3:2 yakni tiga angkot diganti dua angkot modern yang mengisi trayek di koridor 4 Ciwaringin-Ciawi.

Disebut angkot modern karena memiliki tampilan lebih bagus dari angkot yang biasanya.

Angkot ini dilengkapi pendiring ruangan, televisi, dan jaringan internet gratis, dengan tarif dibayar secara non tunai.

Pria Tanpa Identitas Berkeliaran dengan Rantai di Kakinya di Kota Bogor, Ada yang Kenal?

Hujan Deras, Puluhan Rumah di Kota Bogor Kebanjiran

Ini Lima Jenis Korupsi Versi Wali Kota Bogor

Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved