Waspadai Kehadiran Orang Ketiga, Bisa Memunculkan Modus Pemerasan

Kehadiran orang ketiga dalam rumah tangga terutama yang berniat melakukan tindak kriminal harus diwaspadai.

Waspadai Kehadiran Orang Ketiga, Bisa Memunculkan Modus Pemerasan
Tribun Bogor
Ilustrasi Selingkuh 

WARTA KOTA, PALMERAH---- Psikolog Tika Bisono mengatakan, kehadiran orang ketiga dalam rumah tangga terutama yang berniat melakukan tindak kriminal harus diwaspadai.

Pasalnya ada sebagian orang ketiga yang punya maksud lain di balik perilaku perselingkuhannya, yakni untuk mendapatkan materi.

"Ini berbeda sekali dengan kehadiran orang ketiga karena hati. Sebagai konsultan, saya bisa dengan mudah menebak, kehadiran orang ketiga yang didasarkan pada hati, sejatinya cermin bahwa kehidupan berumah-tangganya ada masalah," kata Tika Bisono seperti dilansir Antaranews.com, Minggu (13/1/2019).

Sedangkan kehadiran orang ketiga dengan motif kriminal, kata Tika Bisono, solusinya hanya satu adalah laporkan ke polisi.

"Itu tidak sulit sama sekali karena ada deliknya," kata Tika Bisono.

Tika menilai upaya untuk menjerat laki-laki beristri agar tertarik pada pelaku, lalu dijadikan sebagai korban pemerasan dan memanfaatkan posisinya sebagai orang ketiga adalah salah satu modus operandi pelaku kejahatan ini yang tengah berkembang di masyarakat.

Korbannya, menurut Tika, umumnya adalah pria mapan.

"Ia (korban) bisa pengusaha, pejabat atau profesi mapan lain yang sangat mementingkan reputasi. Jika berhasil masuk perangkap, tipe-tipe pria mapan ini sangat rentan jadi objek pemerasan. Karena itulah polisi harus masuk dan masyarakat harus tahu," kata Tika.

Tindakan tegas aparat kepolisian terhadap praktik pemerasan dengan modus menjadi orang ketiga, diharapkan bisa menimbulkan efek jera bagi pelaku, dan peringatan bagi para pria mapan agar waspada.

"Karena itu, banyak orang yang menjadi korban wanita berkedok orang ketiga, tetapi tidak mau mengungkapkan. Alasan yang mereka kemukakan adalah pertimbangan pendek. Biasanya menghindari aib, atau khawatir mempengaruhi karier. Itu pertimbangan keliru," ucap Tika.

Halaman
123
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved