Warga Minta Separator di Bawah Halte Pasar Baru Dibongkar karena Sering Mengakibatkan Kecelakaan

Separator tersebut kerap kali menyebabkan terjadinya kecelakaan, tak ayal, warga menyebutnya sebagai separator maut.

Warga Minta Separator di Bawah Halte Pasar Baru Dibongkar karena Sering Mengakibatkan Kecelakaan
TMC Polda Metro Jaya
Ilustrasi. Kecelakaan dialami bus TransJakarta yang menabrak separator. 

Keberadaan Separator di Jalan Dr Sutomo, Pasar Baru, Jakarta Pusat dikeluhkan warga dan sejumlah pengendara karena keberadaan separator tersebut mengakibatkan seringnya terjadi kecelakaan.

Separator sepanjang hampir 5 meter ini berada tepat dibawah Halte Pasar Baru, Jakarta Pusat, tapi keberadaan sparator tersebut berada di tengah jalan.

Sebelum dikeluhkan warga dulunya separator ini sebagai pembatas untuk angkutan umum seperti Bus Mayasari Bakti.

Karena angkutan umum tersebut tidak lagi melintas di lokasi tersebut membuat separator tidak dibongkar dan justru kerap kali menyebabkan kecelakaan terutama ketika malam hari.

"Mending sih di bongkar karena emang disini tu sering banget kecelakaan, apalagi motor kalo malam hari, pasti sering belum lagi mobil sering tersangkut di separator," kata Ridwan, salah seorang warga, Senin (14/1/2019).

Ridwan mengatakan bahwa dulunya separator tersebut digunakan sebagai pembatas angkutan umum yang menurunkan penumpang, namun, saat ini, angkutan umum tersebut tidak lagi beroperasi melintas kawasan Pasar Baru.

"Dulu kan emang buat bus, kayak Mayasari, tapi kan sudah ngak ada, jadi malah menyebabkan kecelakaan, makannya mending di bongkar aja, dari pada ada korban jiwa," ucapnya.

Selain itu, Madim (33) salah seorang warga sekaligus pedagang yang berada tak jauh di lokasi, ia mengatakan bahwa separator tersebut kerap kali menyebabkan terjadinya kecelakaan, tak ayal, dirinya menyebutnya sebagai separator maut.

"Di sini udah sering banget, apalagi kalo malam hari, banyak itu dari motor sampai mobil pernah," kata Madim.

Dirinya menyebut sejak tadi malam, sudah ada tiga kali kecelakaan yang terjadi lokasi itu, bahkan rentan waktu yang cukup singkat tidak lebih dari satu jam.

Madim mengaku kebanyakan mereka tidak mengetahui adanya sparator jalan yang berada ditengah jalan, terlebih pada malam hari.

Walau kondisi penerangan cukup, namun keberadaan separator ini cukup membahayakan pengendara yang melintas, karena saat kendaraan melajut kencang, dan tidak mengetahui ada separator tentunya akan berakibat fatal.

"Apalagi semalam, ditambah ujan, ada 3 kali kecelakaan di sini, kebanyakan motor, jadi biasanya itu kendaraan mau nyalip mobil yang di depan, tapi ngak tahu kalo ada separator jadi nabrak. Kasihan saya melihatnya apalagi kemarin ada anak kecil boncengan sama ibunya," ucapnya.

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved