Tanggung Jawab Penanganan Banjir di Kolong Tol JORR di Kota Bekasi

Kolong Tol JORR yang berada di Jalan KH Noer Ali, Kalimalang, Kota Bekasi, kerap banjir.

Tanggung Jawab Penanganan Banjir di Kolong Tol JORR di Kota Bekasi
Warta Kota/Muhamad Azzam
Banjir Kolong Tol JORR. 

WARTA KOTA, BEKASI--- Kolong Tol JORR yang berada di Jalan KH Noer Ali, Kalimalang, Kota Bekasi, kerap banjir.

Banjir di kolong Tol JORR yang berada di kawasan Kota Bekasi sering terjadi jika di wilayah itu hujan.

Siapa yang bertanggung jawab soal penanganan banjir di kolong Tol JORR itu?

Pemerintah Kota Bekasi menyebut tanggungjawab penanganan banjir di kolong Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) kepadakontraktor tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) yaitu PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (KKDM), pengembang kawasan Kota Bintang maupun PLN.

"Mereka ini yang memiliki kepentingan karena berada di depan titik banjir. KKDM sedang melakukan pembangunan di sana," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi, Arief Maulana, Minggu (13/1/2019).

Arief mengatakan, Pemerintah Kota Bekasi juga meminta kepada Kota Bintang dan PLN berpartisipasi dalam penyelesaian banjir.

Kolong Tol JORR kerapkali dilanda banjir saat hujan deras mengguyur dan menyebabkan lalu lintas lumpuh dan memutus jalur penghubung antara DKI Jakarta menuju Bekasi.

Wakil Ketua Komisi 2 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kota Bekasi, M Kurniawan, mengatakan, lembaganya sepakat penanganan dibebankan kepada pengembang kawasan Kota Bintang dan kontraktor proyek Tol Becakayu.

"Kami sepakat itu tanggung jawab dari mereka, adanya proyek di sana yang membuat area tangkapan air menjadi berkurang. Tapi, Pemerinta Kota Bekasi juga harus melakukan asistensi dan pengawasan teknis," kata Kurniawan.

Pimpinan Proyek PT KKDM Tol Becakayu, Denny Sabanof, mengatakan, pihaknya siap membantu penanganan banjir di kolong tol jorr itu.

Untuk tahap awal pihaknya tengah menyelesaikan desain terkait penanganan banjir di bawah kolong Tol JORR Kalimalang.

"Kami sifatnya hanya membantu pemerintah. Penyebab banjir bukan dari kami, tapi dari awal memang sudah banjir, sebelum kami melakukan kontruksi dilokasi itu," ujar dia.

Untuk desain, kata Denny, pihaknya telah membuatnya dan akan dipresentasikan kepada Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air pekan depan.

"Kami akan presentasikan desain penanganan banjir itu. Jika disetujui, kita akan langsung lakukan pengerjaan kontruksi," ungkapnya.

Saat ditanya jika semua biaya kontruksi sesuai rencana anggaran biaya (RAB) dibebankan kepada perusahaannya, Denny enggan berkomentar lebih lanjut. "Itu kewenangan direksi," ujar dia.

Saluran Bawah Tanah Kecil Jadi Penyebab Kolong Tol JORR Sering Banjir

Demi Atasi Banjir di Ibu Kota, Depok Minta Rp 48 Miliar ke Pemerintah Provinsi DKI Jakarta

Enam RT Perumahan Rawan Banjir, Pelaksana Proyek Jalan Tol: Tidak Ada Drainase Tertutup

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved