Segera Punya E-KTP, Siswa SMA Antusias Terima Layanan Jemput Bola Sudin Dukcapil Jakpus

Siswa SMA di sejumlah sekolah di Jakarta Pusat antusias menyambut layanan jemput bola yang digelar Sudin Dukcapil.

Segera Punya E-KTP, Siswa SMA Antusias Terima Layanan Jemput Bola Sudin Dukcapil Jakpus
Warta Kota/Joko Supriyanto
Layanan jemput bola yang digelar Sudin Dukcapil Jakarta Pusat di sejumlah sekolah. 

Dalam upaya mempercepat perekaman E-KTP Sudin Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Pusat melakukan jemput bola disejumlah Sekolah di Jakarta Pusat.

Adapun antara lain Sekolah yang dituju yaitu SMA 1 Boediutomo, SMKN 16 Jakarta Pusat dan SMKN 1 Jakarta Pusat pada Senin (14/1) pagi tadi. Dengan total sebanyak 159 layanan.

Kehadiran jemput bola dalam percepatan pembuatan e-KTP ini, nampaknya di sambut baik oleh beberapa siswa yang terdata mau berumur 17 tahun dan belum memiliki e-KTP. Salah satu diantaranya Anita (16). Ia mengaku senang adanny jemput bola pembuatan e-KTP ini.

"Yang pasti seneng ya, jadi sebentar lagi bakal punya e-KTP. Jadi ngak usah ngurus ke Kantor Kelurahan buat lakukan perekaman," kata Anita, salah seorang siswa, Senin (14/1/2019).

Hal senada juga dikatakan oleh Mitha (16) salah satu siswa, ia mengaku dengan kepemilikan e-KTP nanti, setidaknya membuat dirinya bakal ikut serta dalam pemilu yang akan datang.

"Bakal ngerasain ikut pemilihan Presiden ni nanti kalo udah punya e-KTP. Kalo kemarin-kemarin kan belum bisa, jadi tahun ini pertama kali coblosan," ujarnya.

Terpisah, Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Pusat, Remon Mastadian mengatakan kegiatan ini dilakukan sebagai percepatan cakupan pembuatan e-KTP bagi siswa mau berumur 17 tahun.

"Kegiatan ini sebagai langkah percepatan perekaman e-KTP terhadap pelajar. Seluruh siswa yang umurnya mau memasuki umur 17 Tahun," kata Remon.

Pelajar yang melakukan perekaman hari ini mereka harus membawa persyaratan. Diantaranya, foto copy akte kelahiran, kartu keluarga (KK). Kegiatan seperti ini pun akan dilakukan di 27 SMA dan SMK Negeri se - Jakarta Pusat hingga 17 Februari 2019 mendatang.

"Jadi kami sebelumnya sudah melakukan sosialisasi, jadi mereka (pelajar) yang mau berumur 17 tahun kita data dan kita minta untuk melakukan perekaman e-KTP dengan membawa syarat-syarat seperti foto copy akte kelahiran," ujarnya.

Para pelajar yang sudah melakukan perekaman, satu minggu sebelum siswa tersebut berusia 17 tahun e-KTP akan selesai diproses dan nantinya pihak Dukcapil juga yang akan mengantarkan ke sekolah yang bersangkutan disertai surat keterangan telah melakukan perekaman e-KTP.

"Setelah para siswa merekam, nanti pihak Dukcapil akan memberikan surat pengambilan. Pelajar hanya bisa mengambil di sekolah mereka, dan nanti pihak Dukcail akan drop KTP mereka," ucapnya.

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved