Masalah Sampah Sudah Akut di Tangerang, Ini yang Dilakukan Zaki

Pemerintah Kabupaten Tangerang akan membangun bank sampah untuk meminimalisasi jumlah sampah yang terus menggunung di TPA Jatiwaringin Mauk

Masalah Sampah Sudah Akut di Tangerang, Ini yang Dilakukan Zaki
Warta Kota/Andika Panduwinata
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat rapat bersama dengan Camat, Lurah dan Kepala Desa, di Pendopo Bupati Jalan Kisamaun, Tangerang, Senin (14/1/2019). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Andika Panduwinata

WARTA KOTA, TANGERANG - Untuk meminimalisasi jumlah sampah yang terus menggunung di Tempat Pembuangan Akhir atau TPA yang berada di Jatiwaringin Mauk, Pemerintah Kabupaten Tangerang menjanjikan akan membangun Bank Sampah di tiap tingkatan.

Demikian disampaikan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat rapat bersama dengan Camat, Lurah fan Kepala Desa, Senin (14/1/2019) di Pendopo Bupati Jalan Kisamaun, Tangerang.

"Sampah merupakan program kerja pemerintah yang tertuang dalam visi misi pemerintah 2019-2023, dan masuk dalam RPJMD dalam program Kiprah atau Kita peduli pengelolaan Sampah," ujar Zaki.

Ia menjelaskan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan harus bekerja sama dengan Bapeda untuk merumuskan seluruh instrumen terkait perencanaan pembangunannya. Hal ini dilakukan supaya program bisa berjalan dan dinikmati masyarakat.

"Apakah nantinya pengelolaan Bank Sampah dilakukan UPT Dinas, atau di BUMD-kan, kita akan selesaikan formulanya melalui Bapeda," ucapnya.

Menurut Zaki, ini tidak bisa dikerjakan sendiri oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan. Melainkan butuh campur tangan Dinas lain, seperti Bapeda untuk merumuskan program dan keuangannya sehingga tidak menjadi wacana semata.

"Saya memastikan, supaya Bapeda bisa menganggarkan Bank Sampah ini pada perubahan 2019, sehingga langsung terealisasi pelaksanaannya," kata Zaki.

Sementara itu Kepala Bidang Perencanaan dan Prasarana Wilayah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang, Erwin Mawandi menambahkan masalah sampah ini sudah sangat akut. Karena semenjak tahun 2013 sudah dalam penanganan, namun hingga kini belum berhasil secara maksimal.

"Semenjak periode pertama Bupati Zaki, sampah sudah menjadi perioritas, namun hasilnya masih banyak pertanyaan," ungkap Erwin.

Halaman
12
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved