Kata Pengunjung, di Taman Piknik Anies Baswedan Bau Limbah dan Banyak Kotoran Hewan Liar

Menurut pengunjung, Taman Piknik yang berada di kawasan Jakarta Timur berbau busuk limbah dan banyak ditemukan kotoran hewan liar.

Kata Pengunjung, di Taman Piknik Anies Baswedan Bau Limbah dan Banyak Kotoran Hewan Liar
WARTA KOTA/ANGGIE LIANDA PUTRI
Taman Piknik di Jalan Manunggal II, Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Senin (14/1/2019). 

Taman Piknik yang berada di kawasan Jakarta Timur baru saja selesai direvitalisasi oleh Dinas Kehutanan.

Setelah diposting oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, kini mulai banyak pengunjung yang datang ke Taman Piknik karena penasaran dan ingin berswafoto.

"Baru juga ke Taman Piknik karena kemarin lihat postingan pak Gubernur. Saya kan tinggalnya di Pondok Kelapa, lumayan dekat jadi saya ke sini," ujar pengunjung Taman Piknik, Uud (35) dilokasi, Senin (14/1/2019).

Merasa Tak Ada Larangan, Dua Bocah SMP Ini Asyik Merokok di Taman Piknik

Harus Jalan Kaki 1 Kilometer, Pengunjung Keluhkan Sulitnya Akses Menuju Taman Piknik

Namun Uud menyayangkan sekeliling Taman Piknik belum dipasangi pagar, sehingga banyak binatang dari perkampungan yang berkeliaran.

"Sebelah sana masih belum ada pagar, tadi lihat ada kotoran anjing dan kucing. Lalu bau busuk di pembuangan limbah masyarakat masih enggak tertutup, jadi tercium banget," kata Uud.

Hal yang sama juga diakui oleh Dita (23). Ia menyayangkan taman yang cukup enak dipandang mata, namun ada bau yang tak sedap.

"Ya Taman Piknik sudah bagus, tapi pas tadi keujung ada bau sampah, soalnya samping-samping taman itu ada limbah rumah tangga yang keluar lalu masuk ke kali simping. Hewan liar keliaran, kotorannya ada," ungkap Dita.

Srdan Lopicic Siap Beri Bukti

Partai Demokrat Semprot Politisi PPP karena Pembunuhan Munir Terjadi di Era Megawati Bukan SBY

Ia menyarankan agar warga sekitar bisa membuang limbahnya kelain tempat, sehingga tidak menimbulkan bau disekitar taman.

Lurah Cipinang Melayu, Syahrul Munir, juga membenarkan jika bau yang muncul dari aliran kali Buaran samping Taman Piknik.

"Itu terpisah dari lahan Taman Piknik, memang kali buaran itu ada beberapa limbah rumah tangga mereka membuang dari rumah ke kali," kata Syahrul.

Ia pun berjanji akan mengimbau warga agar tidak membuang limbah sembarangan sehingga pengunjung taman nyaman.

"Mungkin nanti kita lebih ketat, akan terus menerus kita imbau jangan buang sampah sembarangan. Harus peduli. Saya berupaya setidaknya tidak ada limbah industri," ungkap Syahrul.

Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved