Pencurian

Incar Perumahan Mewah, Maling di Alam Sutera Libatkan Istri Keduanya

Sindikat maling perumahan mewah yang beraksi di wilayah Alam Sutera pada 8 dan 10 Januari 2019 melibatkan sepasang suami dan istri.

Incar Perumahan Mewah, Maling di Alam Sutera Libatkan Istri Keduanya
Warta Kota/Zaki Ari Setiawan
Rilis pengungkapan tersangka maling mewah di perumahan elit Alam Sutera di Mapolres Tangerang Selatan, Senin (14/1/2019). 

Laporan Wartawan Warta Kota, Zaki Ari Setiawan

TANGERANG, WARTA KOTA - Sindikat maling perumahan mewah yang beraksi di wilayah Alam Sutera pada 8 dan 10 Januari 2019 melibatkan sepasang suami dan istri.

Kelompok yang terdiri dari tiga laki-laki yakni Aam Abdul (33), Ono Carsono (29), dan Riski Pratama (29), juga melibatkan istri dari Aam yaitu Nurhayati (30).

"Tersangka perempuan ini adalah istri kedua daripada tersangka laki-laki (Aam)," ungkap Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Ferdy Irawan di Mapolres Tangerang Selatan, Senin (14/1/2019).

Para tersangka ini menggunakan pakaian yang formal bak karyawan kantoran agar tidak mudah dicurigai saat mengincar rumah di kawasan elit.

Ferdy menjelaskan, Nurhayati memiliki peran penting dalam sindikat garong rumah mewah ini.

"Untuk yang perempuan itu bertugas untuk mengetuk rumah, kalau diperkirakan tidak ada orang di dalam rumah tersangka lainnya akan membobol dengan merusak kunci rumah," ujarnya.

Rilis pengungkapan tersangka maling mewah di perumahan elit Alam Sutera di Mapolres Tangerang Selatan, Senin (14/1/2019).
Rilis pengungkapan tersangka maling mewah di perumahan elit Alam Sutera di Mapolres Tangerang Selatan, Senin (14/1/2019). (Warta Kota/Zaki Ari Setiawan)

Ia melanjutkan, apabila rumah yang diincar ternyata terdapat penghuni di dalamnya, maka Nurhayati akan berpura-pura salah alamat.

"Jika ada penghuninya, mereka akan mengatakan kalau alamat yang dituju salah," jelas Ferdy.

Komplotan ini berhasil digagalkan oleh satpam setempat saat akan mencoba melancarkan aksinya di Cluster Onyx Alam Sutera, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Kamis (10/1/2019) lalu.

Tersangka yang mengendarai mobil Fortuner hitam pun menjadi bulan-bulanan warga karena mencoba melarikan diri dengan menancap gas mobilnya.

Keempatnya kini mendekam di balik jeruji besi dan terjerat pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dan pemberatan dengan ancaman pidana maksimal 7 tahun penjara.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved