News

CVR Lion Air PK-LQP Terlepas dari Unit Aslinya

Ony menceritakan sebenarnya ping locater masih bisa berfungsi hingga 90 hari.

CVR Lion Air PK-LQP Terlepas dari Unit Aslinya
Warta Kota
Cockpit Voice Recorder (CVR) Lion Air PK-LQP. 

TANJUNGPRIOK, WARTA KOTA. Penemuan Cockpit Voice Recorder (CVR) Lion Air PK-LQP dipastikan bukan langkah terakhir. Hal itu tergantung hasil rekaman CVR apakah nantinya bakal menemukan fakta baru atau tidak.

Cockpit Voice Recorder (CVR) Lion Air PK-LQP.
Cockpit Voice Recorder (CVR) Lion Air PK-LQP. (Warta Kota)

Ketua Sub-Komite Investigasi Kecelakaan Penerbangan KNKT Nurcahyo Utomo mengatakan masih ada beberapa alat yang diperlukan untuk mengnungkap penyebab jatuhnya pesawat Lion Air.

“Jadi kalau kita nemu fakta baru, pasti ada yang butuh lain lagi. Sekarang tiba-tiba misalnya di CVR kita nemu pembicaraan yang kita tidak duga. Maka kita cari ini apa nih. Jadi bukan langkah terakhir,” ucapnya, Senin (14/1).

Proses pengungkapan tidak akan berhenti sampai di sini saja. Justru data-data yang ada akan dikumpulkan sebanyak mungkin agar didapat hasil yang lebih akurat perihal penyebab kecelakaan.

“Kalau kita butuh informasi, ya kita cari lagi yang laen. Kita akan telusuri sampai waktu final untuk kecukupan data. Tapi mudah-mudahan dari sini akan ketahuan semuanya,” katanya.

Hasil final pengungkapan penyebab jatuhnya pesawat dengan rute Jakarta-Pangkalpinang tersebut diharapkan dapat selesai dalam waktu satu tahun. Namun demikian bukan tidak mungkin pengungkapan lebih cepat dari biasanya.

“Aturan internasional setahun. Diharapkan setahun selesai. Kalau bisa secepatnya karena seluruh dunia itu menunggu, ini ada apa sama pesawat MAX. Kita juga pengen jawab ini loh masalahnya,” ucapnya. (jhs)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved