Pesawat Jatuh

Begini Langkah KNKT Proses Data CVR Lion Air PK-LQP

Nurcahyo Utomo mengatakan tindakan setelah ini pihaknya akan mencuci CVR terlebih dahulu untuk kemudian baru dikeringkan.

Begini Langkah KNKT Proses Data CVR Lion Air PK-LQP
ISTIMEWA
Cockpit Voice Recorder (CVR) Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT-610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat telah ditemukan, Senin (14/1/2018). 

Laporan Wartawan Warta Kota, Junianto Hamonangan

TANJUNG PRIOK, WARTA KOTA -- Cockpit Voice Recorder (CVR) Lion Air PK-LQP telah berhasil ditemukan pada Senin (14/1) sekira pukul 08.45 WIB.

Serangkaian proses harus dilalui untuk mengunduh data yang terdapat di dalam CVR.

Ketua Sub-Komite Investigasi Kecelakaan Penerbangan KNKT Nurcahyo Utomo mengatakan tindakan setelah ini pihaknya akan mencuci CVR terlebih dahulu untuk kemudian baru dikeringkan.

“Dikeringkan itu satu sisi kira-kira 48 jam. Jadi bolak balik memerlukan waktu empat hari,” ungkapnya, Senin (14/1).

Nurcahyo mengatakan pihaknya akan membersihkan kerak-kerak yang ada dan karat yang melekat di CVR. Setelah itu dipasang ke CVR yang masih bagus kondisinya untuk kemudian diunduh datanya.

“Jadi di dalem itu ada CD lah, kayak memori, baru kita pasang di player atau alat rekam yang baru, baru kita download suaranya. Kalau download-nya sendiri paling tiga jam,” ungkapnya.

Menurut Nurcahyo, CVR merupakan alat yang merekam seluruh pembicaraan dan suara yang ada di dalam kokpit pesawat. Keberadaan CVR akan melengkapi Flight Data Recorder (FDR) yang sudah ditemukan lebih dulu.

“Nah yang kita pengen denger itu waktu ada masalah ini, apa diskusi yang terjadi antar pilotnya. Bagaimana mengambil keputusan, alasannya apa, nah itu lah yang kita pengen lihat,” katanya.

CVR sendiri bisa merekam percakapan di kokpit yang ada selama dua jam terakhir. Nurcahyo pun berharap agar percakapan pada penerbangan sebelumnya yakni Denpasar - Jakarta juga ikut terekam.

“Ada proses penerbangan sebelumnya sekitar setengah jam. Harapannya kita masih tangkap penerbangan Denpasar - Jakarta karena ini dua jam, penerbangan yang kecelakaan kan 13 menit. Harapannya masih ada,” katanya. (jhs)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved