Saluran Bawah Tanah Kecil Jadi Penyebab Kolong Tol JORR Sering Banjir

Kolong Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR), Jalan KH Noer Ali Kalimalang, Jakasampurna, Bekasi Barat, Kota Bekasi, kerap kebanjiran.

Saluran Bawah Tanah Kecil Jadi Penyebab Kolong Tol JORR Sering Banjir
Warta Kota/Muhammad Azzam
Banjir kolong Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR), Jalan KH Noer Ali Kalimalang, Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, beberapa waktu lalu. 

WARTA KOTA, BEKASI --- Kolong Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR), Jalan KH Noer Ali Kalimalang, Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, kerap kebanjiran.

Banjir itu terjadi saat hujan deras mengguyur Kota Bekasi. Ketinggian banjir hingga mencapai 50 sentimeter.

Akibat genangan air tersebut menyebabkan arus lalu lintas lumpuh dan memutus jalur penghubung antara DKI Jakarta menuju Bekasi.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Kota Bekasi, Arief Maulana mengatakan, penyebab banjir di lokasi tersebut disebabkan karena saluran air di bawah tanah yang mengalir ke Kali Cakung terlalu sempit.

Demi Atasi Banjir di Ibu Kota, Depok Minta Rp 48 Miliar ke Pemerintah Provinsi DKI Jakarta

"Hasil evaluasi kami atas genangan di kolong Tol JORR itu, penyebabnya gorong-gorong air menuju saluran Kali Cakung tak sebanding dengan volume air, ditambah lokasi itu cekung atau lebih rendah, air semua larinya ke lokasi itu,"kata Arief saat dikonfirmasi, Minggu (13/1/2019).

Arief mengungkapkan, gorong-gorong itu hanya berukuran 40X40 sentimeter sepanjang sekitar 30 meter.

Selain itu, kapasitas kolam penampungan air di pompa penghisap hanya berukuran 2,5 X 2 meter dengan ketinggian hanya 1 meter.

"Jadi kapasitas gorong-gorong itu dan kolam penampungan air itu tidak sebanding dengan volume air yang deras. Debit air bisa mencapai puluhan kubik per detik. Diperparah kabel-kabel memenuhi itu" katanya lagi.

Enam RT Perumahan Rawan Banjir, Pelaksana Proyek Jalan Tol: Tidak Ada Drainase Tertutup

Solusi penanganan banjir di kolong Tol JORR, kata Arief,  melakukan pelebaran gorong-gorong hingga tiga kali lipat dan kolam penampungan air pada titik pompa penghisap.

"Saya rasa kalau itu dilakukan kolong Tol JORR bisa tidak ada genangan. Karena mampu menampung debit air lebih banyak untuk mengalir ke Kali Cakung," ucapnya.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved