Ratusan Hektar di Bekasi Tercatat sebagai Daerah Kumuh

Kawasan seluas 329 hektar di Kota Bekasi tercatat sebagai daerah kumuh. Seluruhnya tersebar di 56 kelurahan yang ada di 12 kecamatan Kota Bekasi.

Ratusan Hektar di Bekasi Tercatat sebagai Daerah Kumuh
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Kepala Disperkimtan Kota Bekasi Dadang Ginanjar saat melaunching beda rumah warga di Jalan Cepuk 2 RT 02/12, Jatimakmur, Pondok Gede, Kota Bekasi beberapa waktu lalu. 

KAWASAN seluas 329 hektar di Kota Bekasi tercatat sebagai daerah kumuh.

Seluruh kawasan itu tersebar di 56 kelurahan yang ada di 12 kecamatan Kota Bekasi dengan total luas lahan 127.388 hektar.

Sekretaris Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi Imas Asiah mengatakan, pemerintah sebetulnya sudah menanggulangi kawasan kumuh itu.

Sejak dua tahun lalu, kata dia, tercatat ada 114 hektar dari total lahan kumuh 443 hektar yang sudah direvitalisasi.

“Penataan kawasan kumuh dilakukan secara bertahap. Tahun inipun pemerintah kembali merevitalisasi kawasan kumuh, sehingga masyarakat bisa hidup nyaman,” kata Imas pada Ahad (13/1).

Imas mengatakan, tahun ini pemerintah pusat melalui pemerintah daerah telah mengalokasikan dana revitalisasi di wilayah setempat. Setiap kelurahan bakal mendapat dana bantuan sekitar Rp 1,5 miliar untuk menata lingkungannya.

Di samping itu, Kota Bekasi juga tengah menggiatkan program Kotaku dengan merombak lingkungan dan hunian warga di sembilan kelurahan yang menjadi prioritas pemerintah. Setiap pemilik bangunan akan mendapat dana bantuan sekitar Rp 18 juta dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bekasi untuk merehabilitasi huniannya.

Adapun sembilan kelurahan itu adalah Kelurahan Jatisari, Mustikasari, Harapan Mulya, Medan Satria, Bantar Gebang, Kaliabang Tengah, Kalibaru, Pejuang dan Teluk Pucung. Pada 2017 lalu, tercatat ada 3.066 rumah tidak layak huni (rutilahu) di Kota Bekasi.

Namun saat itu pemerintah melakukan perbaikan secara bertahap dengan merehabilitasi 1.000 unit rumah warga. Pada 2018 pemerintah kembali memberikan bantuan kepada pemilik 1.065 pemilik rumah.

Terakhir pada 2019, pemerintah daerah akan memperbaiki rutilahu sebanyak 200 unit. “Penataan yang kami lakukan berupa perbaikan drainase, penyediaan air bersih, bedah rumah hingga perbaikan jalan lingkungan,” ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved