Kemenhub Janji Libatkan Swasta di Bus Trans Java

Sekaligus meluruskan, jadi nanti Kemenhub ini juga pastinya menggandeng pihak swasta, yakni para pengusaha bus yang sebelumnya sudah sudah beroperasi

Kemenhub Janji Libatkan Swasta di Bus Trans Java
Agra Mas
Agra Mas Double Decker 

Rencana Kementerian Perhubungan ( Kemenhub) untuk mengoperasikan bus Trans-Java masih terus dikaji.

Bahkan bila sebelumnya proyek ini hanya untuk BUMD, yakni Jasa Marga dan Damri, kini Kemenhub juga akan melibatkan pihak pengusaha bus swasta.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi, menjelaskan pihak swasta akan ikut dilibatkan termasuk juga untuk masalah operatornya nanti.

"Kebijakannya memang sedang didorong untuk merealisasikan bus Trans-Java. Sekaligus meluruskan, jadi nanti Kemenhub ini juga pastinya menggandeng pihak swasta, yakni para pengusaha bus yang sebelumnya sudah sudah beroperasi di sana," ucap Budi saat di konfirmasi Kompas.com, Kamis (10/1/2019).

Lebih lanjut Budi menjelaskan, sampai saat ini tahapannya masih terus diolah untuk mencari formulasinya.

Karena dengan keberadaan bus Trans-Java nanti juga akan sedikit mengubah regulasi yang sudah ada.

Tidak hanya itu, masalah infrastruktur juga ikut menjadi sorotan utama Kemenhub. Karena bila memang nanti dioperasikan, bisa jadi bus ini hanya akan beroperasi sesuai namanya, yakni pada jalur Trans-Jawa saja.

"Kita masih godok terus, pertama soal infrastruktur bagaimana terminalnya, karena tidak ada terminal di tol itu, yang ada hanya rest area saja. Karena kalau namanya bus Trans-Java nantinya tidak keluar dari jalan tol. Yang pasti semua ini nanti akan melibatkan pihak pengusaha bus swasta juga," ucap Budi.

Sebelumnya, Pengurus Pusat Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI) Anthony Steven Hambali menjelaskan, wacana yang dilontarkan Menhub mendatangkan kekecawaan bagi para pengusaha bus.

Apalagi, selama ini para pengusaha bus sudah berusaha mengikuti segala macam regulasi yang dikeluarkan Kementerian Perhubungan ( Kemenhub).

"Sebenarnya ini baru gagasan, tapi sudah sangat berdampak, apalagi nanti bila hal tersebut dilakukan. Harusnya kementerian lebih memperhatikan kami. Selama ini kami sudah mati-matian mengikuti regulasi, tiba-tiba tol ini jadi (Trans-Jawa) langsung mereka berencana membuat transportasi sendiri, lantas bagaimana dengan kami," ucap Anthony yang juga pemilik PO Sumber Alam kepada Kompas.com, Senin (7/1/2018).

Lebih lanjut Anthony menjelaskan, keberadaan tol Trans-Jawa menjadi sebuah titik cerah bagi pengusaha bus. Keberadaan tol yang menyambung dari Merak hingga Pasuruan ini membuat beberapa pengusaha kembali bergairah dan menyusun langkah bisnis baru ke depan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kemenhub Siap Gandeng Swasta soal Bus Trans-Java",

Penulis : Stanly Ravel
Editor : Aris F Harvenda

Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved