Jaring Pecatur Berprestasi, BPK PENABUR Jakarta Hadirkan Chess In School Festival 2019

BPK PENABUR Jakarta bekerjasama dengan Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) menggelar Chess In School Festival 2019.

Jaring Pecatur Berprestasi, BPK PENABUR Jakarta Hadirkan Chess In School Festival 2019
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Chess In School Festival 2019 di SMAK 1 PENABUR Tanjung Duren, Jakarta Barat, Sabtu(12/1/2019). 

WARTA KOTA, GROGOL PETAMBURAN ---  BPK PENABUR Jakarta bekerjasama dengan Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) menggelar Chess In School Festival 2019.

Kegiatan tersebut digelar untuk mencari bibit para pecatur muda berprestasi.

Ketua BPK PENABUR Jakarta, Antono Yuwono mengatakan, sebanyak 283 peserta Chess In School Festival 2019 yang terdiri atas  141 peserta SD,  80 peserta SMP, dan 62 peserta SMA dari 80 sekolah BPK PENABUR se-Indonesia.

Ratusan Pelajar Ikuti Festival Catur

Setiap peserta Chess In School Festival 2019 yang terdiri atas tingkat SD hingga SMA akan mengikuti tiga jenis nomor perlombaan yakni nomor beregu putra dan putri,  serta nomor perorangan putra dan putri.

“Kami juga menghadirkan para alumni yang berprestasi di tingkat internasional untuk memberikan inspirasi bagi adik-adik mereka yang baru menekuni atau menggemari catur,” ujar Antono, di SMAK 1 PENABUR Tanjung Duren, Jakarta Barat, Sabtu (12/1).

Beberapa pecatur berprestasi yang dihadirkan Chess In School Festival 2019 antar lain Samantha Edithso dan Susanto Megaranto.

Asian Para Games 2018, Pecatur Indonesia Gemilang di Babak Ketiga

Selain itu,  sejumlah pecatur lain yang pernah mengharumkan nama Indonesia di ajang iternasional juga hadir dalam lomba tersebut.

“Kegiatan perdana ini diharapkan nantinya dapat menemukan bibit-bibit unggul generasi milenial dalam cabang olahraga catur,” kata Antono.

Dewan Pembina PB Percasi, Eka Putra Wirya mengatakan, para atlet catur yang memiliki bakat dan berprestasi akan mengikuti proses tahap seleksi dan berpeluang mengikuti ajang SEA Games Filipina 2019.

64 Anak Berbakat Ikuti Kejuaraan Catur Purnomo Yusgiantoro Cup

“Catur itu sangat baik bagi perkembangan otak anak, bahkan dipercayai melatih otak kanan dan bahkan bisa meminimalisir terkena gejala alzheimer dan stroke pada orang tua,” kata Eka.

Pecatur berprestasi dari SMAK PENABUR Gading Serpong, Jonathan Anthony (17), mengatakan, dia menekuni catur sejak masih kecil karena didukung penuh orangtuanya.

“Yang pasti nilai kita jadi lebih bagus, terus saat belajar jadi lebih konsentrasi, dan daya pikir kita bisa berkembang untuk menganalisa suatu masalah,” kata Jonathan. 

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved