Pemilu

Ini yang Akan Dilakukan Bawaslu Jakarta Barat Dalam Mengawasi Kampanye Tempat Ibadah

Forum Kerukunan Umat Beragama Jakarta Barat memasang 1000 spanduk larangan berkampanye di tempat-tempat ibadah.

Ini yang Akan Dilakukan Bawaslu Jakarta Barat Dalam Mengawasi Kampanye Tempat Ibadah
ANTARA News/M Arief Iskandar
Komisi II DPR menggelar rapat kerja persiapan Pemilu 2019 yang dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Ketua KPU Arief Budiman dan Ketua Bawaslu Abhan di Gedung DPR, Kamis. (6/12/2018) () 

KEBON JERUK-WARTA KOTA . Ketua Bawaslu Jakarta Barat, Oding Junaidi berpesan agar tempat-tempat ibdah tidak dijadikan sebagai ajang berpolitik. Untuk itu pihak selalu menekankan agar melakukan sosialisasi kepada masyarakat akan hal ini.

Komisi II DPR menggelar rapat kerja persiapan Pemilu 2019 yang dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Ketua KPU Arief Budiman dan Ketua Bawaslu Abhan di Gedung DPR, Kamis. (6/12/2018) ()
Komisi II DPR menggelar rapat kerja persiapan Pemilu 2019 yang dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Ketua KPU Arief Budiman dan Ketua Bawaslu Abhan di Gedung DPR, Kamis. (6/12/2018) () (ANTARA News/M Arief Iskandar)

Seperti yang dilakukan beberapa hari ini, dimana bergabung dengan Forum Kerukunan Umat Beragama Jakarta Barat memasang 1000 spanduk larangan berkampanye di tempat-tempat ibadah.

"Kampanye sejatinya politik yang harus perlu adanya tanggung jawab karena disana ada larangan dan sanksi," kata Oding Junaidi, Minggu (13/1/2019).

Selain pemasangan spanduk, pihaknya mengaku, dari pihak Bawaslu juga akan melakukan pencegahan dengan cara melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melakukan kampanye di lokasi ibadah.

Jika pun nantinya ditemukan ada pelanggaran tempat ibadah dijadikan tempat berkampanye, pihaknya agak melakukan pengawasan dengan mengumpulkan butkit-bukti, jika hal ditemukan pelanggara maka akan dilakukan penindakan.

"Ada tiga hal yaitu Cegah, Awasi dan Tindak. Pencegahan salah satunya sosialisasi bagaimana pun tempat ibadah itu ada larangan berkampanye. Kalo Cegah masih membandel, tentu kita awasi dengan mengumpulkan bukti, dan selanjutnya melakukan penindakan," ujarnya.

Dirinya berharap dalam berkampanye memiliki tanggung jawa dan mentaati aturan yang ada agar nantinya pemilu 2019 mendatang akan berjalan tertip dan sesuai dengan hati nurani masyarakat tanpa adanya paksaan orang lain.

"Dlam berkempanye itu harus disertai tanggung jawab sehingga apa yang diharapkan jakarta barat menjadi pemilu yang kondusif dan tertip," ucapnya. (JOS)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved