Kesehatan

Perempuan yang Punya Riwayat Diabetes Lebih Sulit Hamil

PEREMPUAN yang memiliki riwayat diabetes memiliki beberapa risiko saat kehamilan. Bahkan biasanya cenderung lebih sulit hamil.

Perempuan yang Punya Riwayat Diabetes Lebih Sulit Hamil
Thinkstock/Jaengpeng
ILUSTRASI Ibu hamil 

PEREMPUAN yang memiliki riwayat diabetes memiliki beberapa risiko saat kehamilan. Bahkan biasanya cenderung lebih sulit hamil.

Bila hamilpun, akan masuk dalam kategori risiko yang lebih tinggi (high risk pregnancy). Salah satunya karena rentan terjadi risiko kematian pada janin dibanding ibu hamil yang tanpa diabetes.

Hal tersebut dikemukakan Dr. Handojo Tjandra, MD., MMed O&G (M'Sia)., Sp.OG, Dokter Spesialis Obstetrics & Gynecology OMNI Hospitals Alam Sutera.

Ini Tanda-tanda Ibu Hamil yang Terkena Diabetes Gestasional

Untuk menghindari hal tersebut, bagi perempuan dengan riwayat diabetes yang ingin merencanakan kehamilan sebaiknya dilakukan jika gula darah sudah terkontrol dengan baik. Hal ini untuk menghindari terjadinya komplikasi ketika hamil dan pada janin.

Diabetes dapat didiagnosis dengan 2 pemeriksaan, yaitu gula darah puasa dan gula darah sewaktu (2 jam setelah makan). Batasan gula darah puasa 100mg/dl. Sementara batasan gula darah sewaktu 140 mg/dl. Lebih dari angka tersebut telah digolongkan sebagai diabetes.

Dokter Handojo juga menyarankan agar ibu hamil tetap mengontrol dan rutin mengecek gula darah selama masa kehamilan.

“Menjaga gula darah selama masa kehamilan sangat penting. Dosis insulin disesuaikan dengan kadar gula darah ibu. Dosisnya bisa saja sama dengan sebelum hamil atau justru malah dikurangi atau ditambahkan oleh dokter," jelasnya.

Olahraga Teratur

Head of Health Claim Department Sequis, Dr AP Hendratno juga menguatkan pendapat ini. Menurutnya, selain memperhatikan asupan dan mengontrol gula darah, aktivitas yang tidak kalah penting adalah olahraga.

Ibu hamil apalagi yang terkena diabetes sebaiknya melakukan olahraga secara teratur karena dapat membantu menurunkan kadar gula darah, membantu meminimalisir sakit, membuat tubuh lebih bugar, memudahkan jalan rahim elastis saat persalinan bahkan pada beberapa kasus olahraga sangat membantu persalinan normal tidak memerlukan jahitan.

Halaman
12
Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved