Kemdikbud Bakal Lakukan Revitalisasi setelah Tahu Banyak Lulusan SMK Jadi Pengangguran

Tingkat pengangguran pada lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tercatat paling tinggi di antara lulusan jenjang pendidikan lainnya.

Kemdikbud Bakal Lakukan Revitalisasi setelah Tahu Banyak Lulusan SMK Jadi Pengangguran
Warta Kota/Muhammad Azzam
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, saat Dialog Nasional bersama ratusan pelajar di Plaza Metropolitan, Tambun, Kabupaten Bekasi, Sabtu (12/1/2019). 

Tingkat pengangguran pada lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tercatat paling tinggi di antara lulusan jenjang pendidikan lainnya.

Atas realitas tersebut, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengungkapkan, instansinya bakal melakukan revitalisasi SMK.

Revitalisasi SMK itu dijalankan berdasarkan pada Intruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan.

"Ini kita sudah mulai jalankan soal revitalisasi SMK sesuai Inpres Nomor 9 Tahun 2016. Dalam Rangka Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Sumber Daya Manusia," katanya kepada wartawan, saat menghadiri acara Dialog Nasional bersama ratusan pelajar di Plaza Metropolitan, Tambun, Kabupaten Bekasi, Sabtu (12/1/2019).

Ada empat poin utama dalam melakukan revitalisasi SMK.

Mulai dari peningkatan kualitas tenaga pengajar di SMK, peningkatan sarana dan prasarana di SMK, membangun sistem hubungan kerja dengan industri dan membuat kurikulum bersama antara SMK dan industri.

"Tenaga pengajar, kita upgrade kemampuannya, kemahirannya dan keterampilannya. Kita juga kirim keluar negeri untuk kursus jangka pendek," ujarnya.

Untuk peningkatan prasarana dan sarana, lanjut Muhadjir intansinya bakal menyesuaikan dengan kebutuhan industri dan perkembangan zaman, saat ini.

"Peralatan kita mutakhirkan agar sesuai kebutuhan abad milenial, termasuk sesuai bidang industri," ungkapnya.

Ia mengungkapkan bakal mengubah sistem hubungan dengan industri, yang awalnya
'supply base' menjadi 'demand base'.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved