Biang Kemacetan, U-Turn Jalan DI Panjaitan Dekat Kantor Kecamatan Jatinegara Dimundurkan

Putaran atau u-turn di Jalan DI Panjaitan, dekat Kantor Kecamatan Jatinegara akan dimajukan guna mengurai kemacetan.

Biang Kemacetan, U-Turn Jalan DI Panjaitan Dekat Kantor Kecamatan Jatinegara Dimundurkan
Warta Kota/Rangga Baskoro
Putaran atau u-turn di Jalan DI Panjaitan, dekat Kantor Kecamatan Jatinegara yang akan dimajukan guna mengurai kemacetan. 

Laporan Wartawan wartakota.tribunnews.com, Rangga Baskoro

Warta Kota, Jatinegara -- Putaran atau u-turn di Jalan DI Panjaitan, dekat Kantor Kecamatan Jatinegara akan dimajukan guna mengurai kemacetan.

Pasalnya, u-turn tersebut menyebabkan antrean kemacetan sepanjang 3 kilometer dari titik tersebut hingga menuju UKI, Cawang.

Kepala Seksi Lalu Lintas Sudin Perhubungan Jakarta Timur, Andreas Eman mengatakan kemacetan yang terjadi setiap pagi di hari kerja, disebabkan penyempitan jalan akibat mobil yang turun dari setelah keluar tol.

Jalur yang awalnya hanya dua, harus dipersempit dengan mendahulukan kendaraan yang turun dari jalan bebas hambatan itu. Akibatnya, kemacetan sepanjang 3 kilometer atau hingga UKI kerap terjadi.

"U-Turn baru ini sebagai upaya memecah kemacetan lalu lintas di Jalan DI Panjaitan," kata Eman saat dikonfirmasi, Sabtu (12/1).

Oleh sebab itu, guna mengurai kemacetan, pihaknya mengambil langkah dengan cara menutup putaran yang lama dan membangun putaran baru yang letaknya sekira 135 meter dari titik tersebut

"Putarannya kami mundurkan dari posisi yang sebelumnya," katanya, Jumat (11/1).

Dimundurkannya putaran itu, setelah pihaknya berkordinasi dengan Dinas Bina Marga untuk merubah alur lalu lintas.

"Saat ini, pengerjaan tengah dalam tahap pembetonan dengan dibantu dari kontraktor pembangunan tol Becakayu," ucapnya.

Menurutnya, pembangunan baru dikerjakan sekira 60 persen. Butuh waktu kurang lebih 2 pekan lamanya untuk menunggu proses pembetonan.

"Saat ini ada dua putaran balik. Kalau yang baru sudah difungsikan, satu putaran lama akan ditutup permanen," ungkap Eman

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Timur AKBP Sutimin menambahkan, kemacetan yang terjadi dikawasan itu disebabkan beberapa faktor.

Pertama hilangnya jalur lambat yang kini menyempit akibat proyek tol Becakayu. Kemudian keberadaan halte busway, putaran ke arah Kebon Nanas dan pintu keluar tol.

"Akibatnya di jalur yang hanya tersisa dua, membuat tak mampu menampung kendaraan yang ada," terangnya. (abs)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved