Unjuk Rasa

Tutup 26 Toko Jadi Alasan Pemecatan 532 Karyawan Hero

Dampak dari penutupan 26 toko, PT Hero Supermarket terpaksa melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap karyawannya.

Tutup 26 Toko Jadi Alasan Pemecatan 532 Karyawan  Hero
Warta Kota/Zaki Ari Setiawan
Massa dari Serikat Pekerja Hero Supermarket (SPHS) menggelar unjuk rasa di depan Kantor Hero, Jalan Boulevard, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Jumat (11/1/2019). 

WARTA KOTA, TANGERANG --- Dampak dari penutupan 26 toko, PT Hero Supermarket terpaksa melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap karyawannya.

Sebanyak 532 orang pegawai Hero harus di-PHK setelah perusahaan memutuskan untuk melakukan efisiensi.

Corporate Affairs GM PT Hero Supermarket, Tony Mampuk menjelaskan, dari 532 orang itu, sebanyak 92 persen di antaranya sudah sepakat dengan PHK.

"26 toko telah ditutup dan dari 532 karyawan yang terdampak dari kebijakan efisiensi tersebut, 92 persen karyawan telah menerima dan menyepakati untuk mengakhiri hubungan kerja," kata Tony Mampuk, Jumat (11/1/2019).

Serikat Pekerja Hero Supermarket Gelar Unjuk Rasa, Jalan Boulevard Bintaro Ditutup

"Serta telah mendapatkan hak sesuai dengan undang-undang Kementerian Tenaga Kerja RI Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan," ucapnya lagi.

Tony Mampuk merinci, penutupan 26 toko itu disebabkan karena menurunnya angka penjualan sebanyak 1 persen selama 2018.

Pada tahun 2018, PT Hero Supermarket mendapatkan total penjualan Rp 9.849 miliar, sedangkan pada tahun 2017 total penjualannya adalah Rp 9.961 miliar.

Sampai dengan kuartal ke-3 tahun 2018, penjualan pada bisnis makanan mengalami penurunan dibanding tahun lalu.

Akan tetapi pihak Hero mengklaim, bisnis non makanan masih menunjukkan angka pertumbuhan yang cukup kuat.

"Perusahaan saat ini sedang menghadapi tantangan bisnis khususnya dalam bisnis makanan," katanya.

Halaman
12
Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved