Debat Pilpres 2019

Kubu Prabowo-Sandi Minta Debat Pilpres Jangan Banyak Larangan

FERRY Mursyidan Baldan, Direktur Relawan Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, meminta tidak banyak larangan dalam debat Pilpres 2019.

Kubu Prabowo-Sandi Minta Debat Pilpres Jangan Banyak Larangan
Warta Kota/Nur Ichsan
Ferry Mursyidan Baldan 

FERRY Mursyidan Baldan, Direktur Relawan Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, meminta tidak banyak larangan dalam debat Pilpres 2019.

Termasuk, larangan bagi pasangan calon menanyakan kasus-kasus tertentu kepada pasangan calon lain.

"Begitu-begitu (larangan) saya kira enggak penting. Enggak boleh ini enggak boleh begitu, biar aja, mengalir aja," kata Ferry Mursyidan Baldan di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (11/1/2019).

Rumah Ketua KPK Agus Rahardjo Sedang Direnovasi, CCTV Tak Berfungsi Sejak Dua Bulan Lalu

Ferry Mursyidan Baldan mengatakan, bila banyak larangan, maka sebaiknya debat tidak perlu digelar. Negara ini menurut Ferry Mursyidan Baldan banyak masalah yang harus dicarikan solusianya.

"Negeri ini sudah punya masalah yang kompleks. Kalau ini jangan ya, yang ini jangan ya, ya jangan ada debat," ujarnya.

Kubu Prabowo-Sandi, menurut Ferry Mursyidan Baldan, tidak keberatan bila pasangan calonnya ditanya soal kasus tertentu. Prabowo-Sandi juga siap menjawab dengan materi dan gaya bicara yang dimiliki.

KPK Diteror Sembilan Kali, Pegawai Duga Dilakukan Jaringan yang Sama

"Silakan saja. Mereka semua punya cara. Mereka kan pemimpin. Mereka punya cara menjawab, merespons. Udah lah, enggak usah worry. Kan katanya mau jadi Presiden, masa takut? Kalau takut ditanya, kok berani jadi Presiden?" paparnya.

Debat perdana Pilpres 2019 digelar pada Kamis (17/1/2019) pekan depan. Debat yang akan dipandu oleh moderator Ira Koesno dan Imam Priyono itu akan mengupas empat tema, mulai dari hukum, HAM, korupsi, dan terorisme. Debat rencananya akan disiarkan secara langsung oleh sejumlah stasiun televisi, salah satunya Kompas TV. (Taufik Ismail)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved