Komplotan Penjambret Sadis di Pasar Minggu Dibekuk Polisi

Ketiga pelaku sebelumnya merampas handphone milik pengendara motor bernama Ariel (17) di jalan raya pada Senin 7 Januari 2019 jam 05.00 WIB.

Komplotan Penjambret Sadis di Pasar Minggu Dibekuk Polisi
Warta Kota/Feryanto Hadi
Tiga pemuda berandalan di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, yang dibekuk petugas Kepolisian lantaran menjadi pelaku penjambretan. 

TIGA pemuda berandalan di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan dibekuk lantaran menjadi pelaku penjambretan.

Ketiga pelaku sebelumnya merampas handphone milik pengendara motor bernama Ariel (17) di jalan raya pada Senin 7 Januari 2019 jam 05.00 WIB.

Korban yang sempat mempertahankan handphonenya, mendapat sabetan senjata tajam. Korban kemudian melapor ke Polsek Pasar Minggu.

Kapolsek Pasar Minggu Kompol Prayitno mengungkapkan, usai mendapatkan laporan tersebut Unit Reskrim Polsek Pasar Minggu melakukan pengecekan TKP dan melakukan interogasi terhadap korban dan para saksi serta menganalisa CCTV di TKP.

"Sekitar jam 16.00 wib kami melakukan pencarian informasi dari beberapa sumber, dari informasi yang didapat dan mencocokkan dengan data CCTV," ujar Kompol Prayitno, Jumat (11/1/2019).

Dari hasil pengecekan kamera CCTV, petugas mendapatkan identitas salah satu pelaku dan kemudian dilakukan observasi kekontrakan pelaku namun pelaku tidak terlihat.

Barang bukti berupa 1 bilah celurit, 1 bilah parang, tas korban dan narkoba jenis sabu disita petugas dari komplotan penjambret sadis di Pasar Minggu.
Barang bukti berupa 1 bilah celurit, 1 bilah parang, tas korban dan narkoba jenis sabu disita petugas dari komplotan penjambret sadis di Pasar Minggu. (Warta Kota/Feryanto Hadi)

Ia menambahkan, pada Selasa tanggal 8 Januari 2019 sekitar jam 11.00 wib mendapatkan informasi bahwa pelaku sudah pulang.

"Kami kemudian bergerak cepat kembali ke kontrakan pelaku dan berhasil mengamankan Pelaku atas nama R P als OE (26) di Kelurahan Kebagusan, Pasar Minggu," ujar kapolsek.

Saat dilakukan penggeledahan, ketemukan barang bukti berupa 1 bilah celurit, 1 bilah parang, tas korban dan narkoba jenis shabu.

"Pelaku OE ini berperan mengancam atau menodong korban dengan parang. Saat penggeledahan petugas juga menemukan narkoba," jelasnya.

Kemudian dilakukan pengembangan terhadap tersangka lainnya dan berhasil menangkap tersangka FH R als ISAL.  Saat ditangkap ia juga memiliki narkoba jenis shabu.

"Selanjutnya untuk tersangka A als AGO (18) menyerahkan diri dengan diantar keluarganya. Dia yang membacok korban dengan celurit. Selanjutnya para pelaku dibawa ke Polsek Pasar Minggu guna penyidikan lebih lanjut," ungkapnya.

Kanit Reskrim Iptu Jento Hasugian menambahkan, setelah dilakukan interogasi terhadap pelaku RP selaku pemimpin komplotan, kelompok itu sudah enam kali melakukan kejahatan serupa.

"Mereka mengaku telah enam kali menjambret di daerah Jakarta Selatan. Para pelaku melakukan kejahatan karena tidak mempunyai pekerjaan tetap. Bahkan masih ada yang pelajar SMK," ungkap Iptu Jento.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved