Kerjasama dengan Korea, PLTSa Cipeucang Dapat Hasilkan Listrik Sampai 15 Megawatts

Kerjasama dengan Korea, PLTSa Cipeucang Dapat Hasilkan Listrik Sampai 15 Megawatts.

BARU-baru ini Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany bertemu dengan Menko Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan untuk membahas TPA Cipeucang Serpong yang akan disulap menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).

Kabid Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan, Wismansyah mengatakan, hasil dari PLTSa itu dapat menghasilkan listrik sampai 15 megawatts dalam satu harinya.

"Sesuai undang-undanf kita bisa menghasilkan listrik 10-15 megawatt," ucapnya, Kamis (10/1/2019).

Dilanjutkan Wismansyah, listrik hasil PLTSa itu nantinya akan dijual kepada PLN.

"PLN wajib membeli sesuai Perpres," ucapnya.

Sampai saat ini, proyek PLTSa sedang dalam proses Outline Business Case (OBC) yang tengah dilakukan oleh Korea Selatan. Diperkirakan proses itu selesai sampai Maret hingga April 2019.

Dengan adanya PLTSa, pemerintah setempat berharap dapat menjadi solusi pernasalahan sampah di Tangerang Selatan.

"Intinya menghilangkan sampah dan menghasilkan listrik," jelasnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan, Toto Sudarto menjelaskan, saat ini Kota Tangerang Selatan menghasilkan sekitar 890 ton dalam satu hari.

TPA Cipeucang menampung sekitar 250 ton dalam seharinya, sedangkan sisanya tersebar di berbagai tempat yang dilakukan pihak swasta.

"Luas TPA Cipeucang yang sudah terpakai sekitar 5 hektar dengan luas total kurang lebih lahan 13 hektar," ujarnya.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved