Kepala Daerah Wajib Melindungi Warga dari Bahaya Rokok

dr Soedibyo Markus, meminta kepada kepala daerah untuk melindungi warganya dari ancaman bahaya zat adiktif dari produk tembakau, seperti rokok.

Kepala Daerah Wajib Melindungi Warga dari Bahaya Rokok
Lifealth
Rokok 

WARTA KOTA, PALMERAH--- Koordinator Program Nasional Indonesia Institute for Social Development (IISD), dr Soedibyo Markus, meminta kepada kepala daerah untuk melindungi warganya dari ancaman bahaya zat adiktif dari produk tembakau, seperti rokok.

"Sembari menunggu penguatan aturan pengendalian tembakau di tingkat nasional, kepala daerah sebagai wakil negara yang bersentuhan langsung dengan rakyat harus mengupayakan perlindungan terhadap bahaya zat adiktif produk tembakau," kata Soedibyo, seperti dilansir Antaranews.com, Jumat (11/1/2019).

Soedibyo mengatakan, kepala daerah sebagai administrator pembangunan di daerahnya memiliki kewenangan dan peran penting dalam pengendalian produk tembakau yang merupakan zat adiktif.

Kepala daerah berwenang dan berperan dalam mewujudkan kawasan tanpa rokok total, pengendalian iklan rokok luar griya, serta berbagai upaya perlindungan bagi generasi muda dari ancaman bahaya zat adiktif produk tembakau.

"Kebijakan kawasan tanpa rokok merupakan instrumen kebijakan yang sangat penting sebagai upaya perlindungan kesehatan masyarakat. Karena itu, kebijakan kawasan tanpa rokok harus dilakukan secara total," katanya.

Mengutip hasil Riset Kesehatan Dasar 2018, perokok pemula usia 10 tahun hingga 18 tahun mengalami peningkatan menjadi 9,1 persen.

Soedibyo menilai, peningkatan itu sesuai dengan upaya industri rokok yang menjadikan generasi muda sebagai sasaran utama, menggantikan perokok usia tua.

"Industri rokok menyasar generasi muda melalui iklan, promosi dan sponsor yang diarahkan khusus kepada mereka dengan tema petualangan, keberanian mengambil risiko, kesetiakawanan, kreativitas dan lain-lain," katanya.

Soedibyo mengatakan, ancaman bahaya zat adiktif produk tembakau di Indonesia sudah semakin nyata seperti halnya narkoba dan psikotropika.

"Berbagai pengalaman bupati/wali kota dalam melindungi warganya dari ancaman produk tembakau perlu digaungkan secara nasional sebagai advokasi kebijakan publik," katanya.

YLKI: Cukai Rokok Tidak Naik Berdampak BPJS Kesehatan Defisit

Peraturan Baru Menteri Perhubungan Larang Pengemudi Taksi Online Merokok dan Pakai Sandal

Bea Cukai Bekasi Minta Masyarakat Laporkan Jika Menemukan Rokok Tanpa Pita Cukai

Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved