Guru SMP Pencipta Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos Mengaku Pendukung Capres Nomor 02

Tersangka yang bekerja sebagai guru SMP, sempat menghapus postingannya dari akun Twitter miliknya, setelah informasi tersebut viral.

Guru SMP Pencipta Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos Mengaku Pendukung Capres Nomor 02
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
MIK (38) guru SMP tersangka kreator atau pembuat dan penyebar konten 7 kontainer surat suara tercoblos yang dibekuk Subdit Cyber Crime Polda Metro Jaya, diketahui merupakan pendukung pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono menuturkan bahwa MIK (38) guru SMP tersangka kreator atau pembuat dan penyebar konten 7 kontainer surat suara tercoblos yang dibekuk Subdit Cyber Crime Polda Metro Jaya, diketahui merupakan pendukung pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 yakni Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Hal itu kata Argo diketahui dari pengakuan tersangka kepada penyidik.

"Dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka MIK, ia mengaku sebagai tim pendukung paslon capres nomor 02. Yang bersangkutan mengaku juga membuat narasi kalimat postingan hoaks di akun itu, dengan cara dibuat sendiri dan dengan maksud memberitahukan kepada para tim pendukung paslon 02 tentang info tersebut," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jumat (11/1/2019).

MIK katanya diketahui menyebarkan konten hoaks yang dibuatnya sendiri melalui akun twitter miliknya @chiecilihie80.

Karenanya MIK yang dibekuk di rumahnya, di kawasan Metro Cendana, Cilegon, Banten, Minggu (6/1/2019), sekira pukul 22.30, kini ditahan di Rutan Polda Metro Jaya.

Guru SMP Pembuat Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Mention Konten Hoaks ke Akun Twitter Dahnil Anzar

"Jadi peran tersangka yang merupakan guru SMP ini memposting kalimat atau konten hoaks yang dibuat sendiri di akun twitter miliknya," kata Argo.

Argo menjelaskan konten hoaks berupa narasi yang dibuat MIK dan disebarkannya melalui akun twitter adalah berupa kalimat sebagai berikut: 'Harap ditindaklanjuti, informasi berikut:
DI TANJUNG PRIOK ADA 7 KONTAINER BERISI 80JT SURAT SUARA YANG SUDAH DI COBLOS. HAYO PADI MERAPAT PASTI DARI TIONGKOK TUH.'

Dalam tulisan itu, lanjut Argo, pelaku juga menyisipkan capture yang bertulisan 'Viralkan! Info dari sumber yang dipercaya, posisi paslon nomor 1 unggul hanya tinggal di 4 propinsi Jateng, NTT, Bali dan Papua.'

Konten Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Buatan Guru SMP Banten Beda dengan Buatan Bagus Bawana

Menurut Argo, awalnya tersangka mengaku hanya meneruskan konten hoaks saja dari akun facebook milik orang lain. "Namun saat diminta menunjukkan akun facebook yang dimaksud, tersangka tak mampu menunjukkannya. Karenanya dengan segala bukti yang ada, penyidik berkesimpulan bahwa pelaku lah yang membuat konten hoaks berupa narasi tersebut, selain menyebarkannya," kata Argo.

Karenanya kata dia tersangka terbukti membuat dan memposting tulisan yang diduga penyebaran informasi untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan suku, agama, ras dan antar golongan (SARA). "Dan atau menyiarkan atau mengeluarkan pemberitahuan bohong," kata Argo.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved