Pilpres 2019

Fadli Zon Ingatkan Bahwa Kucuran Dana Desa Itu Perintah UU Bukan dari Presiden Jokowi

Dana desa merupakan amanat UU No. 6/2014 tentang Desa. Jadi, siapapun presidennya dana itu akan tetap ada.

Fadli Zon Ingatkan Bahwa Kucuran Dana Desa Itu Perintah UU Bukan dari Presiden Jokowi
Tribunnews
Fadli Zon 

Pertama, kata Fadli Zon, langkah yang dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri dalam sebuah acara yang dihadiri oleh para kepala desa dari seluruh Indonesia di Jogja Expo Center (JEC), 25 Juli 2018.

"Dalam acara tersebut, Mendagri menyebut dana desa adalah program dari pemerintahan era Presiden Joko Widodo. Dia bukan hanya menyebut dana desa sebagai inisiatif presiden, bahkan juga menyebutkan dana desa merupakan bantuan dari Presiden Joko Widodo," katanya.

Kata Fadli Zon, pernyataan Mendagri Tjahjo Kumolo itu jelas berbau kampanye dan menyesatkan.

Kedua, kata Fadli Zon, adalah pernyataan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) pada tanggal 24 Agustus 2018, di mana ia menyatakan kalau dalam Pilpres tahun 2019 Joko Widodo kembali menang, ia memastikan kalau dana desa akan kembali dinaikkan.

"Seolah, kenaikan dana desa dari sebelumnya Rp60 triliun dalam APBN 2018, menjadi Rp73 triliun dalam APBN 2019, merupakan komitmen pribadi Presiden Joko Widodo. Ini juga menyesatkan publik," katanya.

Selain menumpang kampanye pada acara resmi, kata Fadli Zon, dua pernyataan menteri tahun lalu itu memang menunjukkan, adanya upaya dini untuk menggunakan dana desa sebagai bahan kampanye bagi petahana dalam Pilpres 2019.

Padahal, kata dia, seperti yang telah disebutkan, keberadaan dana desa dalam APBN merupakan amanat UU No. 6/2014 tentang Desa.

"Pos itu akan selalu ada, karena itu merupakan perintah undang-undang. Jadi, peringatan Saudara Fahri Hamzah bahwa pencairan dana desa yang dilakukan menjelang Pemilu harus diwaspadai, memang perlu diperhatikan," katanya.

Kata Fadli Zon, kita harus mengingatkan publik, terutama para pamong desa bahwa dana desa akan terus ada dalam APBN, siapapun presidennya.

"Bahkan, publik perlu diingatkan, sebelum Pilpres 2014 dulu, Prabowo secara rasional pernah mengampanyekan Dana Desa sebesar Rp1 miliar tiap desa. Angka itu dulu dikeluarkan dengan perhitungan yang matang," katanya.

Halaman
1234
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved