Bobol Atap Minimarket di Depok, Maling Bawa Kabur Brankas Berisi Uang Jutaan Rupiah

SEBUAH minimarket di Jalan Cahaya Titis, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, Kota Depok, dibobol maling, Kamis (10/1/2019).

Bobol Atap Minimarket di Depok, Maling Bawa Kabur Brankas Berisi Uang Jutaan Rupiah
WARTA KOTA/GOPIS SIMATUPANG
Minimarket di Jalan Cahaya Titis, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, Kota Depok, dibobol maling, Kamis (10/1/2019). 

SEBUAH minimarket di Jalan Cahaya Titis, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, Kota Depok, dibobol maling, Kamis (10/1/2019).

Berdasarkan penyelidikan polisi, maling yang belum diketahui identitasnya itu menguras uang dari dalam brankas senilai jutaan rupiah. Pelaku membobol brankas menggunakan alat las.

Pencurian ini baru diketahui Dewi, salah satu karyawan minimarket, pada Kamis pagi ketika hendak membuka toko. Sekitar pukul 06.00 WIB, Dewi membuka pintu toko dan langsung terhenyak karena melihat bagian dalam toko sudah berantakan.

Rumahnya Diteror, Laode M Syarif: Namanya Juga Kerja di KPK, Pasti Banyak Bunga-bunganya

Dewi lalu melaporkan kejadian itu kepada manajemen minimarket. Tak lama kemudian, pihak kepolisian dari Polsek Beji dan Inafis Polresta Depok datang ke tempat kejadian perkara (TKP).

Diduga kuat, maling telah melakukan pemetaan terlebih dahulu sebelum melakukan aksinya. Hal itu diketahui dari kabel kamera pengawas (CCTV) yang diputus. Pencuri diduga masuk ke dalam minimarket dengan cara menjebol atap yang hanya terbuat dari asbes, lalu membongkar tembok pembatas gudang dengan toko yang berbahan gipsum.

"Begitu masuk toko sudah berantakan. Tembok pembatas antara toko dan gudang juga dibobol. Kabel CCTV diputus," kata Dewi di lokasi kejadian, Jumat (11/1/2019).

ICW: Nyali KPK Sedang Diuji

Dia memperkirakan, maling menyatroni minimarket pada dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, saat toko sudah tutup dan suasana sekitar sepi. Menurutnya, memang tidak ada karyawan yang menjaga setelah toko tutup.

Atas kejadian itu, pihak manajemen belum menghitung total kerugian. Jumlah total uang dalam brankas juga belum diketahui pastinya.

"Enggak bersisa sama sekali," bilangnya.

Megawati Tak Ingin PDIP Diisi Kader Karbitan

Kepala Sub Bagian Humas Polresta Depok AKP Firdaus mengatakan, pelaku diduga menjebol kotak brankas dengan cara dilas, lalu membawa kabur isinya. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk membekuk pelaku yang belum diketahui jumlahnya.

"Pelaku masuk dengan cara menjebol atap plafon. Sekarang masih dalam penyelidikan untuk memastikan berapa pelaku dan kapan tepatnya mereka beraksi," papar Firdaus.

Polisi menduga pelaku telah memahami betul seluk-beluk kondisi minimarket, dan telah merencanakan aksi pencurian ini dengan matang.

Ini yang Bakal Dilakukan Sandiaga Uno di Tambora Jika Terpilih Jadi Wakil Presiden

Pencurian minimarket dengan cara membobol atap bukan yang pertama terjadi di Kota Depok. Pada akhir tahun lalu, tepatnya pada Sabtu (20/10/2018) dini hari, sebuah minimarket di Jalan Bambon Raya, juga di Kecamatan Beji, disatroni maling dengan cara merusak atap.

Saat itu, pelaku yang belakangan diketahui bernama Heindar Rinaldi, membawa kabur sekantong plastik uang berjumlah Rp 621.000. Namun, aksinya ketahuan karena alarm minimarket berbunyi. Pelaku pun diangkut ke kantor polisi. (*)

Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved