Bekasi Proses Pencairan Utang KS NIK ke Rumah Sakit Swasta

Pemkot Bekasi menyatakan, proses pencairan utang Kartu Sehat berbasis Nomor Induk Kependudukan kepada rumah sakit swasta masih tahap proses pencairan.

Bekasi Proses Pencairan Utang KS NIK ke Rumah Sakit Swasta
Warta Kota/Muhamad Azzam
Puskesmas di Bintara, Bekasi Barat. Warga Kota Bekasi yang memiliki Kartu Sehat harus mendapatkan surat rujukan dari puskesmas jika ingin berobat ke rumah sakit. 

PEMERINTAH Kota Bekasi menyatakan, proses pencairan utang Kartu Sehat berbasis Nomor Induk Kependudukan (KS NIK) kepada rumah sakit swasta masih tahap proses pencairan.

Alasannya, proses pencairan utang masih terbentur administrasi.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bekasi Sopandi Budiman mengatakan, pihaknya masih menunggu proses administrasi dari Dinas Kesehatan.

Dia meminta kepada rumah sakit swasta agar tidak risau karena dananya sudah dialokasikan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019.

"Alokasi anggaran KS NIK yang masuk pagu Dinas Kesehatan sebesar Rp 300 miliar. Dana itu akan dipakai untuk menutupi biaya kesehatan, termasuk membayar utang kepada rumah sakit swasta," kata Sopandi.

Terkait rentang waktu pembayaran utang, kata Sopandi, pemerintah masih menunggu proses administrasi yang tengah dilakukan Dinas Kesehatan.

Salah satunya, berita acara pencairan penggunaan anggaran.

Sebab prosedur penggunaan anggaran harus mengikuti aturan yang berlaku.

"Tidak bisa langsung dicairkan kan ada aturannya untuk mencairkan uang negara," jelasnya.

Dia mencatat, nilai APBD Kota Bekasi tahun 2019 disepakati Rp 6,6 triliun.

Halaman
123
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved