Ahok Bebas

12 Hari Jelang Bebas, Foto Ahok Dipakaikan Jaket Merah Megawati Beredar di Akun Medsosnya

12 hari menjelang hari kebebasannya, beredar foto Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dipakaikan jaket merah oleh Megawati.

12 Hari Jelang Bebas, Foto Ahok Dipakaikan Jaket Merah Megawati Beredar di Akun Medsosnya
@basukibtp
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memakaikan jaket merah kepada Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. 

Bahkan banyak pula masyarakat dan politikus yang berharap Ahok akan menjadi Capres, Cawapres, atau Gubernur maupun anggota dewan. 

Penyebabnya ada syarat tidak pernah melakukan perbuatan tercela untuk menjadi pejabat negara berdasarkan berbagai peraturan. 

Terkait klausul 'perbuatan tercela' dalam berbagai syarat untuk mengisi jabatan tertentu sebenarnya memang sudah kerap diangkat di berbagai diskusi. 

Klausul perbuatan tercela merupakan syarat yang bersifat karet. Bisa menimbulkan multitafsir dari setiap orang. 

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Hamza Zoelva, juga sudah menuliskan ini di bukunya berjudul 'Impeachment Presiden' edisi revisi terbitan KonsPress. 

Buku edisi revisi ini merupakan penyesuaian dari edisi sebelumnya yang disadur dari disertasi Hamdan saat meraih gelar doktor dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung pada 2010 silam.

Dalam buku itu ditulis bahwa perbuatan tercela menjadi syarat paling mudah dibandingkan dengan syarat lain dalam memakzulkan presiden.

Hal itu lantaran  UUD 1945 tidak memberikan batasan yang jelas tentang apa yang dimaksud dengan 'tindak pidana berat lainnya dan perbuatan tercela'.

Dalam UU MK, perbuatan tercela hanya memberikan petunjuk yaitu perbuatan yang dapat merendahkan martabat presiden.

Dengan demikian persoalannya adalah sampai sejauh manakah lingkup dan batasan perbuatan tercela. Hal itu adalah pertanyaan besarnya. 

Pengamat hukum tata negara, Margarito Khamis, juga sudah lama mempertanyakan mengenai definisi rinci mengenai 'perbuatan tercela'.

Bagi Margarito Khamis, definisi berkelakuan tidak tercela ini merupakan definisi yang kurang jelas, dan amat subjektif. 

Dikutip dari artikel berjudul 'Perbuatan Tercela Ini Terlarang untuk Capres' di hukumonline.com,  Margarito Khamis melihat norma tersebut (perbuatan tercela) sangat luas cakupannya.

Margarito Khamis berpendapat semua perbuatan melanggar hukum bisa disebut perbuatan tercela.

“Perbuatan tercela sangat luas lingkupnya,” kata dosen Universitas Khairun Ternate di artikel tersebut.

Hal ini tentu saja nantinya dapat membuat kasus penistaan agama yang divonis hakim terbukti dilakukan Ahok amat mudah disebut berbagai pihak sebagai perbuatan tercela. 

Sebab tak pernah ada kejelasan secara rinci mana-mana saja yang termasuk perbuatan tercela. Apakah penistaan agama termasuk perbuatan tercela? 

Pilih ke Luar Negeri

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mengaku baru membesuk mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, pekan kemarin.

Kondisi Ahok saat ini, ucap Prasetyo Edi Marsudi, dalam keadaan sehat.

"Ya kemarin saya coba besuk Pak Ahok di Mako Brimob, pertama saya lihat kondisinya sehat," ujar Prasetyo Edi Marsudi di Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (6/1/2019).

Ahok kepada Prasetyo Edi Marsudi mengaku telah memiliki sejumlah rencana setelah ke luar dari Rutan Mako Brimob.

Ahok divonis dua tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara dengan dakwaan Pasal 156 huruf a KUHP tentang penodaan agama. Ia dijadwalkan bebas pada 24 Januari 2019.

"Dan dia juga banyak rencana-rencana untuk bagaimana nanti setelah dia keluar. Setelah keluar, dia akan berangkat ke luar negeri," ungkap Prasetyo Edi Marsudi.

Menurut Prasetyo Edi Marsudi, Ahok diundang beberapa negara untuk menjadi narasumber. Negara-negara yang akan disambangi Ahok adalah Selandia Baru, Jepang, dan negara-negara di Eropa

"Setelah itu dia diundang beberapa negara untuk sebagai narasumber. Selandia Baru, Jepang. Pokoknya dia juga keliling Eropa," jelas Prasetyo Edi Marsudi.

Ahok diperkirakan bebas dari penjara pada 24 Januari 2019. Tetapi, berdasarkan catatan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemnterian Hukum dan HAM, Ahok ternyata bisa bebas lebih cepat, yakni pada 20 Januari 2019.

Namun, jika Ahok ingin bebas tanggal 20 Januari, ia harus mengajukan remisi dan mengambil cuti tahanan menjelang bebas.

Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Pemasyaraktan Sri Puguh Budi Utami di Lapas Narkotika klas IIA Cipinang, Jakarta Timur, Senin (17/12/2018).

"Ahok Insyallah 20 Januari dibebaskan karena remisi, tapi yang bersangkutan sebenarnya bisa dapat cuti menjelang bebas. Jadi data di kami mungkin Ahok bisa bebas tanggal 24 januari 2019," ungkap Utami.

Meski begitu, Utami menyerahkan sepenuhnya kepada Ahok apakah ingin mengambil cuti menjelang bebas atau tetap bebas murni pada 24 Januari 2019.

"Kalau beliau mengajukan cuti menjelang bebas kemungkinan bisa lebih cepat. Itu haknya, kalau beliau nanti mau," terang Utami.

Sebelumnya, Ahok telah menjalani hukuman sejak 9 Mei 2017. Ia dinyatakan bersalah oleh majelis hakim karena terbukti melakukan penodaan agama dalam pidatonya di Kepulauan Seribu pada 2016 silam. Hakim memvonis Ahok selama 2 tahun penjara.

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mengaku baru membesuk mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, pekan kemarin.

Kondisi Ahok saat ini, ucap Prasetyo Edi Marsudi, dalam keadaan sehat.

"Ya kemarin saya coba besuk Pak Ahok di Mako Brimob, pertama saya lihat kondisinya sehat," ujar Prasetyo Edi Marsudi di Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (6/1/2019).

Ahok kepada Prasetyo Edi Marsudi mengaku telah memiliki sejumlah rencana setelah ke luar dari Rutan Mako Brimob.

Ahok divonis dua tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara dengan dakwaan Pasal 156 huruf a KUHP tentang penodaan agama. Ia dijadwalkan bebas pada 24 Januari 2019.

"Dan dia juga banyak rencana-rencana untuk bagaimana nanti setelah dia keluar. Setelah keluar, dia akan berangkat ke luar negeri," ungkap Prasetyo Edi Marsudi.

Menurut Prasetyo Edi Marsudi, Ahok diundang beberapa negara untuk menjadi narasumber. Negara-negara yang akan disambangi Ahok adalah Selandia Baru, Jepang, dan negara-negara di Eropa.

Ahok-Sandiaga Uno (Kolase foto)
"Setelah itu dia diundang beberapa negara untuk sebagai narasumber. Selandia Baru, Jepang. Pokoknya dia juga keliling Eropa," jelas Prasetyo Edi Marsudi.

Ahok diperkirakan bebas dari penjara pada 24 Januari 2019. Tetapi, berdasarkan catatan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemnterian Hukum dan HAM, Ahok ternyata bisa bebas lebih cepat, yakni pada 20 Januari 2019.

Namun, jika Ahok ingin bebas tanggal 20 Januari, ia harus mengajukan remisi dan mengambil cuti tahanan menjelang bebas.

Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Pemasyaraktan Sri Puguh Budi Utami di Lapas Narkotika klas IIA Cipinang, Jakarta Timur, Senin (17/12/2018).

"Ahok Insyallah 20 Januari dibebaskan karena remisi, tapi yang bersangkutan sebenarnya bisa dapat cuti menjelang bebas. Jadi data di kami mungkin Ahok bisa bebas tanggal 24 januari 2019," ungkap Utami.

Meski begitu, Utami menyerahkan sepenuhnya kepada Ahok apakah ingin mengambil cuti menjelang bebas atau tetap bebas murni pada 24 Januari 2019.

"Kalau beliau mengajukan cuti menjelang bebas kemungkinan bisa lebih cepat. Itu haknya, kalau beliau nanti mau," terang Utami.

Sebelumnya, Ahok telah menjalani hukuman sejak 9 Mei 2017. Ia dinyatakan bersalah oleh majelis hakim karena terbukti melakukan penodaan agama dalam pidatonya di Kepulauan Seribu pada 2016 silam. Hakim memvonis Ahok selama 2 tahun penjara.

Jam Bebas Ahok

Lalu jam berapakah Ahok akan bebas? 

Berkaca dari apa yang dialami Ariel saat bebas dari Rutan Kebon Waru, Ariel ternyata dibawa keluar dari Rutan Kebon Waru pada pukul 09.00.

Usai keluar Ariel lekas dibawa ke kejaksaan untuk mengurus berbagai surat pembebasannya. 

Dikutip dari tribunnews, Ariel merasa gembira ketika bebas Rutan Kebon Waru. 

Setelah resmi bebas murni, vokalis Noah, Nazril Irham alias Ariel mengaku merasa lega. Pasalnya, setelah bebas ia bisa melakukan banyak pekerjaan yang sempat tertunda.

"Rasanya senang sekali karena bukan hanya ke kehidupan pribadi dampaknya tapi juga ke pekerjaan jadi banyak yang bisa dilakukan," katanya dalam jumpa pers di Green Cafe, Senin (23/9/2014).

Tapi Ariel juga merasa gemetaran ketika melangkah keluar dari Rutan Kebon Waru.

Ariel dan Ahok
Ariel dan Ahok (tribunnews)

Dikutip dari tribunnews.com, mengenakan pakaian putih dibalut sweater abu-abu, Ariel sempat mengingat-ingat sudah berapa lama ia berada di dalam tahanan dan akhirnya keluar.

"Total di dalam dua tahun satu bulan," tutur Ariel sambil duduk dan terlihat agak gugup di Ballroom, Hotel Grand Sarela, Jalan LLRE Martadinata (Riau) No 56, Senin (23/7/2012) sore.

Mantan kekasih Luna Maya itu mengaku sempat prihatin dengan kericuhan yang terjadi sesaat sebelum ia keluar dari tahanan.

"Selamat sore. Teman semua yang sudah lama tak saya lihat, saya mengucapkan terima kasih dan tadi saya agak prihatin melihat semua pada berdesak-desakan di depan gerbang Kebon Waru," ujar pria yang kini berusia 30 tahun itu.

Membayangkan ratusan Sahabat Peterpan terinjak-injak dan berebut dengan awak media untuk mengabadikan kebebasannya, Ariel mengaku masih merasa gemetar. Ariel mengaku tak bisa banyak bercerita.

"Enggak banyak yang bisa saya ceritakan di sini. Alhamdulillah masih puasa, dan masih gemetar melihat tadi desak-desakan di Kebon Waru," tutur Ariel.

Di ballroom hotel itu pula, Airel bersama ratusan Sahabat Peterpan, anak-anak panti asuhan, serta teman dan kerabat personel eks Peterpan menggelar syukuran kebebasan Ariel dan buka puasa bersama. Para penggemar Ariel datang dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Bandung, Bogor, Cianjur, Medan, hingga Gorontalo. Bahkan hadir juga artis senior Camelia Malik dan Titiek Puspa.

Ariel, Uki, Lukman, Reza, dan David memang sengaja mengadakan kegiatan ini untuk lebih mendekatkan diri dengan para Sahabat Peterpan yang tetap setia menunggu dan mendukung band eks Peterpan ini.

Pada kesempatan ini Ariel mengatakan agak susah untuk membalas 100 persen apa yang diberikan para Sahabat Peterpan. "Biarlah kami membalasnya dengan musik yang baik yang bisa kami hasilkan," ujar pria yang jago menggambar ini.

Penyataan Ariel itu sontak membuat para hadirin bertepuk tangan dan bersorak. Ia juga mengatakan dengan saling menyemangati, bandnya akan bisa terus menghasilkan karya yang bagus.

Dalam waktu dekat ini, band asal kota kembang ini memang berencana mengeluarkan album. Sebuah album berisi sepuluh lagu akan diluncurkan pada September mendatang. Di album kesepuluh ini, dua lagu ciptaan Ariel semasa dalam penjara akan hadir.

Ariel juga akan meluncurkan sebuah buku yang berisi unek-uneknya selama di penjara. Buku ini malah rencananya diluncurkan sebelum album terbaru band ini dirilis. Pada syukuran itu, Ariel membawakan lagu berjudul Dara yang ia ciptakan di balik jeruji besi.

Ya, mudah-mudahan para pecinta Ahok bisa lebih tertib agar Ahok tak perlu sampai gemetaran seperti yang dialami Ariel. 

Editor: Suprapto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved