Pimpinan KPK Diteror

Rumah Ketua KPK Agus Rahardjo Sedang Direnovasi, CCTV Tak Berfungsi Sejak Dua Bulan Lalu

Ia menambahkan, seusai teror ini, rumahnya mendapatkan pengamanan ekstra ketat dari petugas kepolisian.

Rumah Ketua KPK Agus Rahardjo Sedang Direnovasi, CCTV Tak Berfungsi Sejak Dua Bulan Lalu
Warta Kota/Muhammad Azzam
Rumah Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo di Perumahan Graha Indah, Jatiasih, Kota Bekasi, diteror bom, Rabu (9/1/2019). 

CCTV atau kamera pengawas di rumah Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo di Perumahan Graha Indah, Jatimekar, Jatiasih, Kota Bekasi, saat diteror bom paralon pada Rabu (9/1/2019), tidak berfungsi.

"Saat ini CCTV lagi tidak berfungsi, lagi proses perbaikan rumah. CCTV saya lagi naikin ke lantai (renovasi). CCTV waktu itu dipasang di luar tembok, saya ingin masukan biar rapi," ungkap Agus Rahardjo kepada wartawan di kediamannya, Rabu (9/1/2019) malam.

Agus Rahardjo mengatakan, CCTV itu tidak berfungsi sejak dua bulan lalu, saat dimulainya proses renovasi rumahnya menjadi dua kavling.

58 Persen Angkatan Kerja di Indonesia Lulusan SD dan SMP, Pemerintah Genjot Pelatihan Vokasi

"Ya sejak membangun renovasi ini rumah satunya, sama saat waktu tembok mau dirapikan, sekitar dua bulan lalu," tuturnya.

Ia menambahkan, seusai teror ini, rumahnya mendapatkan pengamanan ekstra ketat dari petugas kepolisian.

"Sebelumnya juga sudah ada petugas keamanan (Pamdal KPK) dua, yang berjaga setiap pagi dan malam. Saat ini teman teman kepolisian mungkin ada pengamanan ekstra,"ucapnya.

Prabowo Bilang Ada Warga di Jawa Barat yang Cuma Mampu Makan Sehari Sekali

Ketua KPK Agus Rahardjo juga menegaskan tidak menyurutkan semangatnya dalam melakukan upaya pemberantasan korupsi, meski kediamannya diteror.

"Teror ini risiko dari perjuangan pemberantasan korupsi. Tetap semangat dan tidak takut terhadap teror ini," katanya.

Agus Rahardjo yang tiba menggunakan batik cokelat tersebut mengungkapkan, teror benda mirip bom pipa di rumahnya dan bom molotov di rumah Wakil Ketua KPK Laode M Syarif, tidak akan mempengaruhi lembaga antirasuah itu dalam menangani kasus korupsi yang sedang ditanganinya.

Prabowo Berniat Bentuk Kementerian Khusus Bencana Alam Jika Terpilih Jadi Presiden

"Sekali lagi, kejadian ini tidak menyurutkan kerja kami. Jangan takut, tetap semangat demi kepentingan bersama. Maju terus," tegas Agus Rahardjo

Agus Rahardjo mengatakan dirinya sudah mengetahui kejadian benda mencurigakan tersebut, saat hendak berberangkat ke acara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

"Saya terima laporan sekitar pukul 06.30. Saya sempat cek lihat sebentar, tapi saya langsung berangkat pukul 07.00 ada kegiatan di Kementerian Pendidikan pukul 09.00," jelasnya.

Prabowo Subianto: Elite di Jakarta Sudah Tidak Bisa Diharapkan Lagi

Dirinya menyerahkan kasus ini kepada Kepolisian Republik Indonesia.

"Ya kita serahkan sepenuhkan kepada teman-teman Polri. Mudah-mudahan bisa diungkap dengan baik," harapnya. (*)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved