Jokowi: Empat Tahun Dibilang PKI Saya Diam Saja, Sekarang Semuanya Harus Diakhiri

PRESIDEN Jokowi kian geram dan jengkel atas fitnah di media sosial yang menyebut dirinya merupakan anggota Partai Komunis Indonesia (PKI).

Jokowi: Empat Tahun Dibilang PKI Saya Diam Saja, Sekarang Semuanya Harus Diakhiri
Kompas.com/Garry
Presiden Joko Widodo membeli kue setelah meninjau kegiatan Pemodalan Nasional Madani alias PNM di Lapangan Bola Perisma, Kelurahan Kalianyar, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Rabu (8/1/2019). 

PRESIDEN Jokowi kian geram dan jengkel atas fitnah di media sosial yang menyebut dirinya merupakan anggota Partai Komunis Indonesia (PKI).

Kejengkelan ini disampaikan Jokowi saat membagikan sertifikat tanah untuk warga Jakarta Barat di Gedung Serbaguna Cendrawasih, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (9/1/2019).

"Jelang tahun politik, isinya media sosial ya fitnah dan kabar bohong. Coba kalau tidak percaya, buka media sosial. Di sana dibilang Jokowi itu PKI, saya empat tahun ini digitukan diam saja. Sekarang saya mau ngomong," paparnya.

Pembuat Konten Hoaks Tujuh Kontainer Surat Suara Tercoblos Sempat Kabur dan Dibekuk di Sragen

Dari atas podium, Jokowi yang seperti biasa menggunakan kemeja putih, menjelaskan bahkan PKI dibubarkan tahun 1965 atau 1966, sedangkan dirinya baru lahir tahun 1961.

"Saya lahir tahun 1961, PKI dibubarkan 1966. Saat PKI dibubarkan usia saya 4 tahun. Apa ada PKI Balita?" Tanya Jokowi yang disambut tawa riuh warga.

Jokowi meminta cara-cara berpolitik yang tidak sehat tidak lagi digunakan. Terlebih, dari hasil survei, disebutkan 9 juta orang percaya masih percaya dengan isu dirinya adalah PKI.

Polisi Pastikan Benda Mencurigakan di Rumah Ketua KPK Agus Rahardjo Bukan Bom

"Saya kaget juga, waduh saya harus jawab ini.‎ Ini bukan etika politik yang baik. Ini jauh dari tata krama Indonesia. Semuanya harus diakhiri, karena kita ini bangsa yang besar," tuturnya.

Jokowi juga sempat menunjuk sebuah gambar yang memperlihatkan dirinya ada di dekat DN Aidit, Ketua PKI, saat pemilu 1995. Lagi-lagi, Jokowi menegaskan itu bukan foto asli, melainkan murni rekayasa.

"Saya lahir saja belum, foto saya sudah dipasang dekat Aidit. ‎Bahaya ini kalau banyak yang percaya. Saya sempat lihat gambar itu di HP saya. Saya perhatikan iya, kok wajahnya persis saya. Saya lihat, benar itu wajah saya," ucap Jokowi. (*)

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved