Pilpres 2019

Ini yang Bakal Dilakukan Sandiaga Uno di Tambora Jika Terpilih Jadi Wakil Presiden

CALON wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno menyambangi korban kebakaran Tambora, Jakarta Barat, Kamis (10/1/2019) siang.

Ini yang Bakal Dilakukan Sandiaga Uno di Tambora Jika Terpilih Jadi Wakil Presiden
WARTA KOTA/JOKO SUPRIYANTO
Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno menyambangi korban kebakaran Tambora, Jakarta Barat, Kamis (10/1/2019) siang. 

CALON wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno menyambangi korban kebakaran Tambora, Jakarta Barat, Kamis (10/1/2019) siang.

Saat mengunjungi korban kebakaran Tambora, Sandiaga Uno melihat-lihat lokasi kebakaran yang hampir membuat ratusan jiwa kehilangan tempat tinggal.

Ia pun sempat menjawab pertanyaan awak media yang melontarkan pertanyaan jika ia terpilih, apa solusi permasalah permukiman Tambora yang kerap kali dilanda kebakaran.

Sambil Terisak, Megawati Ungkapkan Janji kepada Ayahnya: One Day, Soekarno Will Come Back Again

"Kalau dulu ada istilahnya tiap saya datang ke sini, tiap berapa hari ada kebakaran di sini. Waktu dulu selalu ada kebakaran, Pak Lulung juga tahu. Jadi saya sama Pak Anies dulu memikirkan bagaimana bisa menata ulang, merevitalisasi. Karena, sumber dari kebakaran itu kan biasanya korsleting listrik," tutur Sandiaga Uno.

Penataan ulang yang dimaksud, lanjutnya, bukan merelokasi, melainkan penataan yang melibatkan masyarakat sekitar. Karena, menurutnya, pemerintah dan masyarakat harus bersatu padu.

Penataan, kata Sandiaga Uno, juga tidak dilakukan pada fisik bangunannya saja, melainkan kepada manusianya atau warga. Karena, jika masyarakat sekitar lebih disiplin untuk menjaga wilayahnya, maka potensi dini terjadinya kebakaran tidak akan terjadi.

Megawati Ungkap Prabowo dan Gus Dur Ketagihan Nasi Goreng Buatannya

"Kita dulu kita berpikirkan bukan lebih ke relokasi, tapi ke penataan ulang dengan melibatkan warga, di mana warganya diajak bersama-sama menata beberapa konsep seperti di Bukit Duri. Sehingga, warga menjadi bagian dari pembenahan itu. Warga juga jadi lokomotifnya dan ada keterlibatan warga," paparnya.

Kawasan urban, lanjutnya, memang kerap kebakaran, dan hal inilah yang harus disikapi bersama, baik pemerintah maupun masyarakatnya, untuk lebih aware dengan kondisi lingkungan, misalnya kabel-kabel permukiman yang rentan, dan masyarakat juga harus ikut bergerak. (*)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved