Demi Atasi Banjir di Ibu Kota, Depok Minta Rp 48 Miliar ke Pemerintah Provinsi DKI Jakarta

Pemerintah Kota Depok mengajukan anggaran dalam bentuk Bantuan Gubernur (Bangub) sebesar Rp 48 miliar kepada Provinsi DKI Jakarta.

Demi Atasi Banjir di Ibu Kota, Depok Minta Rp 48 Miliar ke Pemerintah Provinsi DKI Jakarta
Warta Kota/Gopis Simatupang
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok, Manto Djorghi. 

WARTA KOTA, DEPOK--- Pemerintah Kota Depok mengajukan anggaran dalam bentuk Bantuan Gubernur (Bangub) sebesar Rp 48 miliar kepada Provinsi DKI Jakarta.

Dana itu rencananya akan digunakan untuk mencegah Ibu Kota terendam banjir akibat kiriman dari Bogor.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok, Manto Djorghi, menjelaskan, proposal Bangub itu sudah diajukan sejak tahun 2018.

Namun, hingga kini belum disetujui oleh Gubernur DKI Anies Baswedan.

"Kami sudah audiensi dengan biro pemerintahannya. Kemungkinan besar disetujui," ujar Manto Djorghi, dalam sosialisasi pembangunan Kota Depok Tahun Anggaran 2019, di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Rabu (9/1/2019).

Manto berharap Pemprov DKI mengabulkan permintaan itu. Sebab, untuk mencegat luapan sungai dari Bogor masuk ke Jakarta membutuhkan upaya besar.

Diperlukan daerah resapan air seperti situ atau danau untuk mengurangi volume air yang berpotensi masuk ke kota metropolitan.

"Hibah dari DKI itu semua kaitannya dengan masalah banjir. Bagaimana Depok berperan mengurangi volume air yang ke DKI, jadi Depok tempat resapan air," katanya.

Uang sebesar Rp 48 miliar itu, kata Manto, antara lain akan digunakan mendanai lima proyek.

Seperti penataan dan normalisasi Situ Rawa Besar yang butuh biaya Rp 10,4 miliar, normalisasi Situ Pladen yang diperkirakan menyedot dana Rp 15,6 miliar, serta normalisasi Situ Sawangan yang butuh duit Rp 2,1 miliar.

Halaman
12
Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved